Tausiah Politik
Sebelumnya
Suatu ketika, Nabi Muhammad didatangi oleh sekelompok perempuan untuk menyatakan dukungan politik (bai’ah), maka peristiwa langka ini menyebabkan turunnya Q.S. Al-Mumta¥anah/60:12.
Baca juga : Perempuan Sebagai Penggoda: Kodrat atau Persepsi? (2)
Semua ayat yang menceritakan tentang drama kosmis, yakni cerita tentang keadaan Adam dan pasangannya di surga sampai keluar ke bumi, selalu menekankan kedua belah pihak secara aktif dengan menggunakan kata ganti untuk dua orang (huma), yakni kata ganti untuk Adam dan Hawa, seperti dapat dilihat dalam beberapa kasus berikut ini:
- Keduanya diciptakan di surga dan memanfaatkan fasilitas surga disebutkan dalam Q.S. Al-Baqarah/2:35.
- Keduanya mendapat kualitas godaan yang sama dari syaitan disebutkan dalam Q.S. Al-A’raf/7:20.
- Sama-sama memakan buah khuldi dan keduanya menerima akibat jatuh ke bumi, disebutkan dalam Q.S. Al-A’raf/7:22.
- Sama-sama memohon ampun dan sama-sama diampuni Tuhan, disebutkan dalam Q.S. Al-A’raf/7:23.
- Setelah di bumi, keduanya mengembangkan keturunan dan saling melengkapi dan saling membutuhkan, disebutkan dalam Q.S. Al-Baqarah/2:187.
Baca juga : Perempuan Sebagai Penggoda: Kodrat atau Persepsi? (1)
Pernyataan-pernyataan dalam Al-Qur`an di atas, agak berbeda sekali dengan pernyataan-pernyataan dalam Alkitab yang membebankan kesalahan lebih berat kepada Hawa. Dalam ayat-ayat tersebut di atas, Adam dan Hawa disebutkan secara bersama-sama sebagai pelaku dan bertanggung jawab terhadap drama kosmis tersebut.(*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.