BREAKING NEWS
 

Jangan Sembarangan Gerus Obat, Ini Risikonya...

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Sabtu, 29 Oktober 2022 11:25 WIB
Ilustrasi tablet yang digerus. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Rahmato juga menjelaskan, ada obat yang bila digerus akan menimbulkan rasa pahit yang sangat. Karena obat tersebut disalut dengan gula.

"Jelas, tujuannya untuk melindungi rasa pahit. Kalau digerus, tujuan salutnya akan menjadi sia-sia," ujarnya.

Ada Cirinya

Baca juga : Wapres Pimpin Badan Pengarah Pembangunan Papua, Ini Tugasnya

Obat yang boleh digerus, biasanya memiliki ciri. Biasanya, obat yang boleh dipatahkan atau digerus memiliki garis tengah. Tujuannya, agar memudahkan untuk membagi.

"Namun, itu tidak selalu berlaku. Perhatikan, apakah ada lapisan diluarnya, dan tidak ada simbol huruf. Jika tidak, artinya boleh dipatahkan atau digerus," beber Rahmato.

Obat kunyah maag seperti Antasida, memang dianjurkan untuk dikunyah sebelum ditelan. Supaya mempercepat aksi kerjanya.

Baca juga : Kencur Bisa Redakan Batuk Tanpa Obat, Begini Cara Bikinnya

"Jadi, kalau memang tidak bisa menelan obat karena sediaan sirup tidak ada, jangan buru-buru menggerusnya. Perhatikan label, simbol, dan bentuk obat terlebih dahulu," ujar Rahmato mewanti-wanti.

"Kalau tidak berhasil, tanyakan kepada apoteker terdekat. Atau sampaikan kepada dokter, saat konsultasi untuk diresepkan obat dari kelas yang berdekatan, yang tidak memberikan risiko saat digerus," pungkasnya. ■

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense