RM.id Rakyat Merdeka - Komunitas Perempuan Berkebaya menggelar kegiatan edukasi bertajuk Cerita Dari Nusa Tenggara Timur di Anjungan Nusa Tenggara Timur di area Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Sabtu (29/10).
Acara ini merupakan salah satu dari rangkain kegiatan komunitas ini dalam rangka perayaan hari ulang tahun Komunitas Perempuan Berkebaya ke-8, yang puncaknya akan dilaksanakan pada Desember 2022.
Baca juga : Moeldoko Minta 40 Persen Belanja K/L Untuk Produk Dalam Negeri
Dengan mengusung tema Cerita dari Nusa Tenggara Timur, anggota komunitas dan tamu undangan diajak bersama-sama belajar mengenai tradisi dari daerah tersebut yang terkenal dengan kekayaan tenunnya.
NTT adalah tempat dimana tradisi tenun telah dilakukan turun temurun bahkan sebelum abad keenam. Para anggota komunitas dan para tamu undangan, termasuk undangan dari anggota koalisi tradisikebaya.id yang mana Komunitas Perempuan Berkebaya juga tergabung, ikut hadir dan belajar bersama.
Baca juga : Yayasan Kridha Dhari Indonesia Gelar Ikrar Budaya Nusantara
Dari 22 kabupaten/kota yang ada di NTT, masing-masing memiliki cirri khas tenun tersendiri. Seperti yang dijelaskan salah satu putra NTT, Gusti Adi Tetiro, tradisi menenun adalah cara para perempuan setempat untuk menuliskan ceritanya.
“Kebaya adalah salah satu symbol budaya, menjadi pintu masuk bagi kami untuk belajar kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Kali ini, kesempatan kami belajar budaya dan tradisi Nusa Tenggara Timur,” ujar salah satu pendiri dan juga Koordinator Komunitas Perempuan Berkebaya, Lia Nathalia, dalam keterangannya, Selasa (1/11).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.