BREAKING NEWS
 

Buka Lembaran Baru, Model Lalu Carlos Rilis Mini Album CTRL+N

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 13 Juni 2025 14:03 WIB
Foto: Dok. pribadi.

RM.id  Rakyat Merdeka - Lalu Carlos, seorang musisi baru yang telah dikenal di dunia modeling, kini membuka lembaran baru dalam perjalanan kariernya dengan merilis EP debut bertajuk CTRL+N, Jumat (13/6/2025). 

Sebuah karya personal yang mengajak pendengar untuk memaknai ulang arti memulai dari awal, CTRL+N adalah selebrasi atas keberanian untuk kembali ke akar mimpi, terlepas dari seberapa jauh kita telah melangkah dari jalur yang dulu kita impikan.

Judul CTRL+N sendiri mengacu pada shortcut komputer yang digunakan untuk membuka halaman baru, sebuah metafora yang sangat relevan bagi Carlos, yang memiliki latar belakang akademik di bidang teknologi informasi dan ingin kembali fokus bermusik.

EP ini merupakan hasil kerja selama kurang lebih enam bulan, dimulai dari akhir Desember 2024. Dirilis secara bertahap melalui dua single, "Bad Tattoo" dan "Five More Minutes", sebelum akhirnya hadir dalam bentuk penuh.

Baca juga : Mencari Lembaran Masa Lalu di Museum dan GAS Padang

Bagi Carlos, EP ini adalah perwujudan dari mimpi yang telah lama ia impikan, menghasilkan karya yang sepenuhnya autentik dan jujur. Terdiri dari lima lagu, CTRL+N disusun secara tematis dan emosional.

EP ini dibuka oleh "Promise I’d Call", lagu yang ditulis untuk almarhum ayahnya, sosok yang pertama kali memperkenalkannya pada musik.

Adsense

Lagu ini menjadi titik tolak emosional sekaligus “jantung” dari keseluruhan EP, menandai awal perjalanan kembali ke panggilan hati yang telah lama tertunda.

Perjalanan kemudian berlanjut ke "Bad Tattoo", sebuah lagu dengan nuansa soul dan ballad. Lalu hadir "My Bad" dan "Five More Minute".

Baca juga : BNI Permudah Pembayaran SMM PTN Barat Lewat Aplikasi wondr by BNI

Sebagai penutup, "Wanderlost" mengajak pendengar untuk terus berjalan, terus mencari, dan bertanya mengenai hidup.

Dari awal hingga akhir, EP CTRL+N adalah refleksi mendalam atas pengalaman kehilangan, berduka, menerima, memaafkan, dan akhirnya memberanikan diri untuk mulai lagi. Setiap lagu dirangkai sebagai bagian dari satu siklus, yaitu growing up.

“Sebenernya dari start to end itu ekspresikan pengalaman kita dari losing someone tersayang, grieving, lalu pelan-pelan rebuild kembali hidup dan have fun with life,” jelas Carlos.

Proses kreatif dalam pembuatan EP ini pun menjadi pembelajaran tersendiri. Carlos mengaku belajar banyak tentang kompleksitas produksi musik, cara mengatasi writer’s block, hingga menemukan keseimbangan antara keinginan personal dan kebutuhan komersial.

Baca juga : Ketika Kebencian Berpindah ke Layar: Anatomi Misogini Digital

Namun di balik itu semua, ia ingin karya ini menjadi ruang aman bagi siapa pun yang sedang atau pernah merasa kehilangan arah.

Everyone’s allowed to have their own ctrl + N. Semua orang entitled buat punya lembaran baru, doesn’t matter how old they are, doesn’t matter mereka udah kerjain hal-hal apa yang mungkin beda sama mimpi waktu kecil. Feel free to always come back to your dream,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense