RM.id Rakyat Merdeka - Sebagai bentuk selebrasi atas keberhasilan pengelolaan 2,6 juta botol plastik produk bekas pakai melalui program “Start to Change”, ERHA bersama para pelanggan setia yang tergabung dalam komunitas Start to Change Heroes, menggelar kegiatan penanaman 300 pohon mangrove di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Jakarta.
Inisiatif ini menjadi bagian dari kampanye #Plant4Change, yang bertujuan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga ekosistem pesisir dan mencegah abrasi di kawasan pesisir Jakarta.
Dalam upayanya menjaga kelestarian mangrove, ERHA Ultimate mengajak 40 orang pelanggan setia yang tergabung dalam komunitas “Start to Change Heroes” untuk melakukan penanaman mangrove di Angke, Jakarta Utara.
Komunitas STC Heroes ini, berisikan para pelanggan setia ERHA Ultimate yang mempunyai kepedulian terhadap perbaikan lingkungan sekitar, dan merupakan pelanggan yang secara aktif berkontribusi untuk mengembalikan botol kemasan kosmetik plastik ke masing-masing klinik ERHA.
Head of Sustainability & People Relations Arya Noble Group (Induk Usaha ERHA) Oemar Saputra mengatakan, kegiatan #Plant4Change ini merupakan sebuah kontribusi nyata dari ERHA Ultimate bersama para pelanggan terhadap perbaikan lingkungan.
ERHA secara aktif membawa kampanye perbaikan lingkungan dengan program start to change, yaitu sebuah program pengumpulan kembali kemasan plastik kosmetik bekas pakai dari pelanggan untuk dikelola lebih lanjut agar tidak sampai pada tempat pembuangan sampah.
"Hari ini sudah 2,6 juta botol kami kelola dan kami ingin merayakannya dengan melakukan penanaman mangrove bersama dengan para pelanggan yang juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungannya," ungkapnya.
Baca juga : Ribuan Pelaut Ikuti Fun Walk Hari Pelaut Sedunia 2025 di Pantai Ancol Jakarta
ERHA uga mengajak seluruh pelanggan kami untuk terus berkontribusi terhadap program Start to Change ini.
ERHA ingin mengubah perilaku pemakai kosmetik untuk mengembalikan kembali kemasan kosmetik plastik bekas pakai yang ada dirumah ke klinik mereka.
"Sehingga bisa dipastikan kemasan kosmetik tersebut tidak sampai kepada tempat pembuangan sampah dan dapat dikelola dengan baik untuk menjadi beberapa barang yang bermanfaat," tutur Arya.
Hari ini, ERHA juga bersinergidengan Taman Wisata Alam Angke Kapuk untuk memastikan bahwa pohon mangrove yang mereka tanam tetap tumbuh dan terjaga di habitatnya.
"Kami ingin agar pohon-pohon ini tumbuh besar dan membawa manfaat yang signifikan sesuai dengan fungsinya," ucapnya.
Manager Operasional Taman Wisata Alam Angke Kapuk, Ratih Maduretno mengaku senang dengan adanya kegiatan kolaborasi ini.
"Kami berharap semakin banyak perusahaan melalui program Corporate Social Responsibilitynya menjadikan Taman Wisata Alam Angke Kapuk ini sebagai salah satu tujuan untuk melestarikan mangrove," harapnya.
Baca juga : Dekarbonisasi & Cegah Abrasi, Tata Metal Lestari Tanam 661 Mangrove Di Pantai KSS
Dia menerangkan, di Taman Wisata Alam Angke Kapuk, ada 99,82 hektar lahan yang dapat ditanami mangrove. Namun, sampai hari ini baru 60 persen yang ditanami dan dijaga pertumbuhannya.
"Kami berharap dengan adanya kolaborasi bersama dengan ERHA Ultimate dapat kembali menambah persentase lahan yang sudah tertanam di TWAAK ini dan dapat menjaga ekosistem laut Jakarta agar lebih baik," ucap Retno.
Sejak diluncurkan, program Start to Change telah berhasil mengelola 2,6 juta botol kosmetik bekas pakai, mengolah lebih dari 40 ton limbah kosmetik, dan mengajak lebih dari 400 ribu pelanggan untuk menjadi agen perubahan.
Melalui pengelolaan botol kosmetik bekas pakai ini, ERHA berhasil mengubah sampah menjadi hal yang lebih bernilai, mulai dari beasiswa pendidikan untuk 50 anak Indonesia, hingga produk merchandise eksklusif berbahan daur ulang.
Tak hanya itu, ERHA juga terus berinovasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengembalikan sampah kosmetiknya.
Tidak hanya dapat ditukarkan di seluruh klinik, pada tahun 2023 lalu ERHA meluncurkan Cosmetic Reverse Vending Machine (CRVM) pertama di Indonesia.
Mesin pengembali otomatis yang menggunakan kecerdasan artifisial pertama di Indonesia ini dapat sangat memudahkan pelanggan untuk mengembalikan kemasan kosmetiknya.
Baca juga : 3 Pegawai KPK Gadungan Ditangkap di Jakarta
Mesin ini ada di 5 lokasi di Jabodetabek, yaitu Aeon Mall BSD, Aeon Mall Jakarta Garden City, Supermall Karawaci, Senayan Park Mall dan Central Park Mall.
Ini adalah bukti keseriusan ERHA dalam berupaya untuk bertanggung jawab dalam pengelolaan botol kemasan plastik yang dihasilkan.
Oemar mengungkapkan, setiap tahunnya, ERHA bisa memproduksi jumlah botol kemasan kosmetik plastik yang cukup besar. Ada yang berbahan HDPE, PET, maupun PP. Menurutnya, tidak mudah untuk mengumpulkan keseluruhannya.
"Tapi kami terus berupaya bersama dengan pelanggan kami untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya botol kosmetik kemasan plastik bekas pakai yang ada di seluruh Indonesia," tuturnya.
ERHA juga bekerja sama dengan beberapa mitra, seperti Waste 4 Change, Plasticpay, Ecovisi Indonesia, PasteLab dan Nara Kreatif, untuk memastikan setiap kemasan kosmetik bekas pakai yang kembali ke klinik ataupun melalui CRVM, tidak sampai kepada Tempat Pembuangan Sampah Terakhir.
"Bisa digunakan Kembali sebagai barang yang bermanfaat untuk di klinik dan pelanggan," tutup Oemar Saputra.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.