BREAKING NEWS
 

Level Up Menyusui, Mom Uung Gandeng Tim Dokter Berstandar Medis

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Senin, 19 Januari 2026 20:51 WIB
Kegiatan Level Up Breastfeeding Journey with Medical Doctors of Mom Uung, di Aminta Hall, Jakarta, Minggu (18/1/2026). (Foto: Dok. Mom Uung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Komitmen mendampingi ibu menyusui terus diperkuat Mom Uung. Brand pendamping menyusui ini resmi meluncurkan tim Medical Doctor Mom Uung melalui acara eksklusif bertajuk “Level Up Breastfeeding Journey with Medical Doctors of Mom Uung” di Aminta Hall, Jakarta, Minggu (18/1/2026).

Langkah ini menjadi terobosan penting untuk memastikan pendampingan menyusui dilakukan dengan pendekatan yang selaras standar medis serta berbasis bukti ilmiah (scientific-based).

Acara tersebut menghadirkan jajaran dokter yang tergabung dalam tim Medical Doctor Mom Uung, di antaranya dr. Agus Heriyanto, Sp.OG, MARS; dr. Elizabeth Margaretha P., MARS, CIMI; dr. Natasya Ayu Andamari; serta dr. Pritta Diyanti Karyaman. Turut diperkenalkan pula dokter terbaru, yakni dr. Ian Suryadi Suteja, Sp.A; dr. Kendry Savira Yordian, Sp.OG, MMRS; serta dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK.

Dalam kesempatan itu, Mom Influencer Fanny Kondoh dan Hesfi Natia juga hadir berbagi pengalaman menyusui anak mereka yang tumbuh sehat dengan dukungan air susu ibu (ASI) eksklusif dan ASI Booster Mom Uung.

Baca juga : Malam Ini, Maung Bandung Yakin Bekuk Bangkok United

Founder Mom Uung, Uung Victoria Finky, menegaskan keterlibatan tim dokter bertujuan memastikan seluruh pendampingan menyusui, termasuk pemilihan nutrisi, benar-benar berbasis bukti medis yang kuat.

Dia menerangkan, seluruh produk Mom Uung dikembangkan bersama tim dokter agar sesuai dengan kebutuhan gizi ibu menyusui dan mendukung tumbuh kembang anak. “Akhir tahun lalu kami juga meluncurkan jurnal penelitian internasional yang membuktikan ASI Booster Mom Uung efektif meningkatkan suplai dan kualitas ASI. Dengan terobosan ini, kami bisa menjawab keresahan para ibu secara lebih kredibel karena didukung bukti ilmiah yang jelas,” ujar Uung.

Pentingnya pendampingan medis juga ditegaskan dr. Diana Felicia Suganda, M.Kes, Sp.GK, yang menyebut gizi sebagai kunci utama dalam sistem biologis ibu menyusui. Senada, dr. Agus Heriyanto, Sp.OG, MARS, menekankan bahwa persiapan menyusui idealnya dimulai sejak masa kehamilan agar ibu tidak terjebak pada saran yang tidak berbasis ilmu.

Adsense

Dalam diskusi, dr. Kendry Savira Yordian, Sp.OG, MMRS, menjelaskan bahwa persiapan menyusui dapat dimulai sejak trimester ketiga kehamilan. Pada fase ini, ibu diperbolehkan mengonsumsi asupan pendukung yang aman.

Baca juga : Bekuk Bali United, Maung Bandung Masuk 3 Besar

“Pilih asupan yang tidak mengandung zat pemicu kontraksi dini seperti fenugreek. Setelah melahirkan, barulah fokus pada produk yang telah teruji klinis mampu meningkatkan volume dan kualitas ASI agar tumbuh kembang anak optimal,” jelas dr. Kendry.

Sementara itu, dr. Ian Suryadi Suteja, Sp.A, menekankan prinsip supply and demand dalam produksi ASI serta pentingnya nutrisi alami seperti daun kelor, ikan gabus, dan daun katuk. Menurutnya, kenaikan berat badan bayi ASI yang proporsional merupakan tanda pertumbuhan sehat karena komposisi ASI yang seimbang.

Masih dalam rangkaian acara, Mom Uung juga menggelar sesi edukasi bertajuk “Smart Pump, Smart Moms” yang diikuti 32 peserta serta Mom Influencer seperti Aaliyah Massaid, Hany Soegianto, dan Athya Rachmani. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman ibu dalam memilih pompa ASI berdasarkan kualitas dan dampaknya terhadap kelancaran menyusui dari sisi medis.

Uung menekankan, manajemen waktu dan pemilihan pompa ASI yang tepat sejak masa pascamelahirkan berperan besar menjaga ritme produksi ASI. “Kami memilih untuk terus menyempurnakan produk yang ada dan berinovasi berbasis riset dan standar medis. Harapannya, pompa ASI Mom Uung bisa menjadi investasi sekaligus solusi agar ibu sukses menyusui hingga dua tahun,” tegasnya.

Baca juga : Teken MoU Di Zheng Zhou, PEMA Gandeng China Kembangkan Sektor Pertanian Aceh

Soal standar alat, dr. Elizabeth Margaretha P., MARS, CIMI, menegaskan pentingnya pompa ASI berstandar medical grade dan hospital grade. “Komponen seperti corong dan katup harus hospital grade agar stimulasi lebih nyaman dan hasil pumping maksimal,” ujarnya.

Pengalaman tersebut juga dirasakan Aaliyah Massaid, yang mengaku pompa ASI Mom Uung membantunya menjaga stok ASI sebagai ibu bekerja. “Aku lebih memilih investasi pompa ASI yang sudah medical grade karena lebih nyaman dan menyerupai hisapan alami bayi,” ungkapnya.

Melalui pembentukan tim Medical Doctor dan edukasi alat menyusui berstandar medis, Mom Uung menegaskan komitmennya mendampingi setiap ibu dengan solusi yang tervalidasi secara ilmiah, bukan sekadar klaim.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense