BREAKING NEWS
 

Program Baru Berjalan 5 Persen

Sudah Diimingi Duit, Warga Masih Malas Pilah Sampah

Reporter & Editor :
APRIANTO
Senin, 13 Desember 2021 07:00 WIB
Warga mengumpulkan sampah yang akan dikonversi ke dalam buku tabungan di Jakarta. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Kota Jakarta Pusat mengimbau warga melakukan pemilahan sampah rumah tangga. Namun, masih banyak warga yang malas melakukan kegiatan tersebut.

Kepala Seksi Pengendalian Kebersihan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Pusat Binsar Siregar mengatakan, pihaknya terus mensosialisasikan program pemilahan atau pengelolaan sampah mulai dari lingkungan Rukun Warga (RW).

Pengelolaan sampah tersebut merupakan amanat Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup RW.

Baca juga : HNW: Pemerintah Dan DPR Wajib Jalankan Putusan MK

Saat ini, sudah 198 RW dari total 389 RW di Jakarta Pusat yang menjalankan program tersebut.

“Sudah satu bulan ini kami melakukan monitoring dan evaluasi pengelolaan sampah di tiap RW. Dapat dikatakan, baru satu hingga lima persen yang sudah berjalan program pilah sampah,” ujar Binsar di Jakarta Pusat, kemarin.

Menurut Binsar, program pilah sampah ini membutuhkan kesadaran masyarakat. Perlu sosialisasi dari tingkat kota yang berkolaborasi dengan camat, lurah, satuan pelaksana, pengurus RW serta kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

Baca juga : Cegah Lonjakan Covid, Menkominfo Ajak Warga Kurangi Mobilitas Selama Nataru

“Misalnya, bagi warga yang sudah melakukan pilah sampah dan melakukan penimbangan, hasilnya kami berikan upah. Tujuannya, agar warga lain juga melakukan pilah sampah dan bisa langsung dicatat data Kartu Keluarganya,” katanya.

Untuk memulai kegiatan itu, bisa memilah sampah di rumah dengan memisahkan sampah organik dan nonorganik.

Lurah Galur, Ati Kusmiati mengatakan, untuk setiap RW ditargetkan 50 KK dapat aktif melakukan pilah sampah. Untuk itu, dilakukan gerakan penimbangan seminggu tiga kali di tiap RW dan pengangkutan sampahnya menggunakan mobil Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense