Sebelumnya
Diserobot PKL
Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, Rasyidi mengungkapkan, banyak jalur sepeda tak digunakan sebagaimana mestinya. Seperti menjadi tempat mangkal angkutan umum dan pedagang kaki lima berjualan. Akibatnya, banyak pesepeda lewat jalur tengah bareng mobil.
“Saya menilai perencanaan jalur khusus sepeda kurang matang. Saya sarankan jalur sepeda dikembalikan seperti biasa aja. Saya pernah ke Australia, Jepang, Korea dan Amerika, di sana tidak ada jalur khusus sepeda,” katanya.
Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mengaku, sepakat dengan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono yang menghentikan sementara pembuatan jalur sepeda.
Baca juga : Johanis Angkat Kasus Kardus Durian Cak Imin
“Evaluasi dan dikomunikasikan dulu dengan para pengguna sepeda tentang jalur sepeda yang sebenarnya. Jalur sepeda yang dibangun apa benar digunakan oleh pesepeda,” kata Azas.
Menurut dia, pembangunan jalur sepeda harus dibarengi dengan membangun karakter dan budaya bersepeda. Sehingga pesepeda sadar dan disiplin menggunakan jalur khusus.
“Jangan sampai sudah dibuatkan jalur khusus, tapi tidak digunakan. Kan sayang, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dong,” tandasnya.
Penindakan terhadap pesepeda yang melanggar aturan mendapat dukungan dari warganet. Bahkan, akun Instagram Bike to Work Indonesia pun ikut mendukung. Mereka mengapresiasi langkah kepolisian menegur pesepeda.
Baca juga : Pimpinan KPK Harap Segera Ada Ekspose Kasus Kardus Durian
“Woii Sepeda masuk jalur sepeda. Jalannya mau dipake balap jalanan! Terima kasih @tmcpoldametro @poldametrojaya sudah bisa adil buat pengguna jalan,” tulis Bike to Work Indonesia.
“Perlu dikasih sanksi, biar ada efek jera. Terkadang mereka juga nyewa pengawal sendiri buat nguasain jalan,” ujar @aprijayasaputro. “Bisa nggak sih pesepeda gitu kasih tindakan/efek jera, kan nggak bisa kena tilang, ya minimal sita aja lah sepedanya atau ambil bannya 1,” usul @rizqydayat_26.
“Nih sepeda ginian yang paling ngerasa anak sepeda banget! Bikin rusak citra pesepeda yang emang niat gowes ke kerjaan,” kata @aji_raditio. “Enak ya pesepeda udah nggak bayar pajak. Dikasih jalur tapi bandel, giliran ketabrak sok paling tersakiti,” ketus @harko.s.
“Begini saja pak. Kalau ada yang kecelakaan para pesepeda di luar jalur sepeda ya langsung pidanakan pak,” pinta @erick. astrada1.
Baca juga : Ganjarist Kecam Keras Relawan Siluman Yang Pecah Belah Ganjar Dengan Mega
“Teman saya pesepeda juga, katanya kalau model sepeda RB ini enaknya emang ngebut. Kalau di jalur sepeda itu nggak bisa ngebut. Tapi gimana orangnya sih, kalau mau taat aturan bisa kok di situ,” ujar @kang.galiih.
“Kenapa pesepeda RB susah diatur? Karena di antara pesepeda itu banyak pejabat/oligarki. Sesederhana itu sih,” ungkap @jaiantii.
“Dikasih jalur nggak pake, giliran anggaran jalur dicabut dia protes. Apa iya yang sepedaan itu makelar proyek semua?” sindir @bankardi76. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.