Sebelumnya
Dalam menyiapkan program tersebut, lanjut Luckmi, KLHK sudah menyiapkan mekanisme terkait pelaksanaan uji emisi.
“Saat ini kita telah menyiapkan aplikasi uji emisi (si-Umi) dan bekerja sama dengan DLH DKI Jakarta untuk melatih 400 teknisi bengkel di wilayah Jabodetabek untuk mendukung jalannya uji emisi ini,” ujar Luckmi.
“Hanya teknisi yang bersertifikasi khusus yang bisa menentukan lulus atau tidaknya uji emisi setiap kendaraan bermotor,” tambahnya.
Baca juga : Wanita Nelayan Ganjar Bantu Pengembangan Produk Ikan Asin Di Pangandaran
Ke depan, setelah semua aturan rampung, uji emisi akan menjadi wajib secara nasional.
“Ketika ini sudah berjalan, output-nya adalah kendaraan bermotor harus melampirkan hasil uji emisi sebagai persyaratan administrasi pembayaran pajak kendaraan bermotor,” tegasnya.
Lin Yola, Dosen Kajian Pengembangan Perkotaan Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG) Universitas Indonesia (UI) menyebut, buruknya udara Jakarta ini karena ada sumbangsih dari wilayah penyangga. Lin menyebut, emisi wilayah penyangga bahkan lebih tinggi dibanding Jakarta.
Baca juga : Gandeng China Huadian, Bukit Asam (PTBA) Kembangkan Energi Terbarukan
“Menurut riset kami, wilayah penyangga malah emisinya tinggi, lebih tinggi dari pusat kota. Karena pertumbuhan ekonomi kini lari ke kawasan permukiman di pinggiran semua,” kata Lin.
Karena itu, menurut dia, permasalahan second city atau wilayah penyangga ini menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan bersama-sama. Antar Pemerintah Daerah mesti berkolaborasi.
“Kita perlu berkolaborasi, terkoneksi dengan kota-kota lainnya. Karena sekarang kita tidak utamakan kompetitif atau bersaing dalam urbanisasi atau ekonomi, tapi berkolaborasi untuk mencapai hasil yang jauh lebih baik,” ucap Lin.
Baca juga : Pecat Cinta Mega, PDIP DKI Pede Tetap Menang Pemilu Di Jakarta
Untuk itu, Lin menyebut, pemanfaatan inovasi teknologi harus lebih digencarkan untuk menopang urbanisasi. Pemanfaatan teknologi sebagai penyeimbang dan solusi mengatasi mobilitas yang tinggi dampak pertumbuhan ekonomi.
“Konsep smart city sangat diperlukan untuk menaikkan bukan hanya taraf hidup masyarakat kota, tapi bagaimana kita melek untuk menjaga lingkungan,” tandasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 10/8/2023 dengan judul Warga Ibu Kota Ngeluh Polusi Makin Buruk, Bodetabek Penyumbang Emisi Terbesar Di Jakarta
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.