Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
%
Ganjar & Mahfud
Waktu |

Pecat Cinta Mega, PDIP DKI Pede Tetap Menang Pemilu Di Jakarta

Rabu, 26 Juli 2023 15:31 WIB
Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Ady Wijaya. (Foto: Ist)
Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Ady Wijaya. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada Cinta Mega, kadernya yang merupakan anggota DPRD DKI Jakarta. Cinta Mega diduga main slot atau judi online di dalam ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta pada Kamis (20/7).

Ketua DPD PDIP DKI Jakarta, Ady Wijaya mengatakan, Cinta Mega dikenai sanksi berupa pergantian antarwaktu (PAW). Sanksi tersebut diputuskan dalam rapat pleno yang digelar DPD PDIP DKI Jakarta pada Selasa (25/7) malam.

Malam itu juga, lanjut Ady, pihaknya akan mengirimkan surat pengajuan PAW Cinta Mega kepada DPP PDIP. Sesuai aturan, DPP PDIP akan mengajukan surat tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD). “Karena memang DPP partai lah yang mengirim surat ke KPUD," ucapnya.

Baca juga : Tak Masalah Kaesang Maju Di Pilkada Depok

Selain mem-PAW, Ady memastikan Cinta Mega tidak akan maju lagi sebagai calon legislatif pada Pemilu 2024. “Cukup tegas partai saya?" ujarnya.

Sebagai pimpinan partai, Ady menyampaikan permohonan maaf atas tindakan Cinta Mega.

"Saya minta maaf atas kelakuan anggota saya, yakni Cinta Mega. Main apapun sudah salah di sana (rapat DPRD) ya. Jadi nggak ada urusan mengenai slot kek, game kek, salah aja, titik itu. Saya mohon maaf," ucap Ady.

Baca juga : Lolos Cek Body, PBFI DKI Siap Sumbang Emas Di Pra PON

Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku tak khawatir pemecatan Cinta Mega akan menggerus elektabilitas partainya. Gembong menyebut, elektabilitas partai ditentukan kinerja pengurus. 

Apalagi yang dilakukan Cinta Mega ini merupakan kasus individu, tidak melibatkan partai.

"Kuncinya kinerja partai kita genjot dengan menghadirkan seluruh pengurus partai se-DKI Jakarta," kata Gembong, Rabu (26/7).

Baca juga : Panglima Tegaskan, TNI Netral di Pemilu 2024

Ketua Fraksi PDIP DKI Jakarta ini bilang, kasus Cinta Mega menjadi pembelajaran berharga bagi seluruh pengurus dan kader PDIP. Gembong berharap, tidak ada lagi perilaku individu bisa merusak citra positif partai yang sudah dibangun selama ini. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.