Sebelumnya
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta ini menilai, polisi setengah hati menjalankan kebijakan tilang uji emisi. Sangat kontras dengan penegakan hukum kebijakan ganjil genap.
“Kalau jam Ganjil-Genap, Polantas DKI langsung rajin berkerumun bagai ada arisan. Tapi untuk uji emisi langsung drop,” sesalnya.
Justin bilang, sebagai mitra strategis, Polda Metro Jaya seharusnya mendukung dan menjalankan kebijakan Pemprov DKI Jakarta. Apalagi untuk hal yang berkaitan dengan penindakan, yang menjadi wewenang Polda Metro Jaya.
Selain sebagai penegak hukum, Polda Metro Jaya tidak patut menilai kebijakan yang telah dikeluarkan setelah melalui berbagai kajian, efektif atau tidak.
Baca juga : Gencarkan Sosialiasi, Razia Uji Emisi Berlanjut Tanpa Sanksi Denda
“Bukan ranah polisi menilai kebijakan uji emisi ini efektif atau tidak. Sebab, mereka kan bukan ahli di bidang lingkungan,” ucap Justin.
Justin berharap, penegak hukum dapat mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta. Apalagi, selama ini banyak anggaran yang telah dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta untuk mendukung kegiatan atau program Polda Metro Jaya.
“Banyak proposal hibah, dan itu nilainya cukup besar,” ucapnya.
Anggota DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak tidak terlalu mempersoalkan pembatalan tilang uji emisi. Namun, dia meminta agar uji emisi menjadi syarat perpanjangan STNK. Sebab, polusi akibat emisi kendaraan bermotor ini berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.
Baca juga : Razia Tilang Uji Emisi Digeber Lagi November
Gilbert meminta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polri mengkaji ulang soal uji emisi jadi syarat perpanjang STNK.
“Karena ini berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan beban yang ditanggung pemerintah melalui BPJS dan rakyat,” kata Gilbert.
Karena itu, Gilbert tidak mempermasalahkan pembatalan tilang uji emisi. Namun, lolos uji emisi wajib jadi syarat perpanjangan STNK.
“Agar masyarakat terhindar dari zat berbahaya emisi kendaraan bermotor. Keputusan ini lebih mendidik,” tuturnya.
Baca juga : Kowarteg Ganjar Galakkan Hidup Sehat Bagi Warga Tangerang Dengan Senam Aerobik
Gilbert mengatakan, kendaraan yang tak lolos uji emisi tidak diberikan perpanjangan STNK.
“STNK yang jadi filter. Syarat perpanjangan adalah lulus uji emisi. Ini lebih baik dari tilang," tegasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 5/11/2023 dengan judul Sosialisasi Gagal, Bengkel Uji Sedikit, Diprotes Warga, Tilang Uji Emisi Hanya Sehari
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.