RM.id Rakyat Merdeka - Pencairan dana bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang tersendat dikeluhkan para penerima manfaat. Mereka menyampaikan hal tersebut kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) maupun Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.
Seperti saat meresmikan Rumah Barokah Palmerah, di Jakarta Barat, Rabu (3/7/2024), Heru mendapat keluhan warga yang menyatakan belum menerima dana KJP. Terutama yang terdaftar dalam tahap I gelombang dua, dana KJP-nya belum cair selama tiga bulan, Mei-Juli 2024.
Di hadapan warga, Heru mengaku sudah menandatangani pencairan bantuan pendidikan tersebut sejak dua minggu lalu.
Baca juga : Der Oranye Ngebet Akhiri Puasa Gelar
“Mudah-mudahan prosesnya berjalan dengan baik,” kata Mantan Wali Kota Jakarta Utara itu sambil meminta Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mempercepat penyaluran dana KJP.
Disdik DKI Jakarta menyatakan, verifikasi dana KJP Plus tahap I gelombang dua telah sampai tahap akhir. Setelah proses verifikasi akhir, Disdik berjanji akan segera melakukan pencairan dana melalui transfer.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, verifikasi merupakan salah satu proses penting yang harus dilakukan ketat dan selektif agar penyaluran bantuan tepat sasaran.
Baca juga : Rybakina Atasi Kalinskaya
Untuk itu, pihaknya membentuk tim gabungan khusus yang melibatkan stakeholder terkait, seperti Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP), Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Sosial DKI Jakarta.
”Proses verifikasi kami percepat dengan target satu bulan. Jadi, jarak penerima tahap I gelombang dua tidak terlampau jauh dengan gelombang satu,” kata Budi.
Budi berjanji dana KJP tahap I gelombang dua akan cair minggu ini.
Baca juga : Jokowi Maunya Birokrasi Lincah, Cepat & Taktis
”Semoga masyarakat dapat memanfaatkan bantuan yang diberikan dengan tepat dan cermat, sehingga kita memiliki generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Untuk tahap I gelombang dua terdapat 130.101 data calon penerima KJP yang harus diverifikasi ulang. Angka tersebut bergerak secara fluktuatif, tergantung status sosial dan pendapatan ekonomi penerima yang akan terus di-update secara berkala.
Sebagai informasi, meski sama-sama mengalami keterlambatan, penerima KJP tahap I gelombang satu sudah menerima penyaluran KJP Mei dan Juni 2024 pada Kamis (13/6/2024). Pekan lalu, 460.143 penerima tahap I gelombang satu kembali menerima pencairan dana untuk Juli 2024.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.