BREAKING NEWS
 

Gaet PLN Gelar Program Bedah Listrik

DKI Ngarep Bisa Tekan Amukan Si Jago Merah

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Sabtu, 21 September 2024 06:50 WIB
Kepala Pusat Data dan InforĀ­masi Kebencanaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta Mohamad Yohan. (Foto: Instagram/airyohan)

 Sebelumnya 
Tirta menjelaskan, korsleting listrik bisa disebabkan karena berbagai macam. Mulai dari ku­lit kabel yang sedikit terkelupas sehingga mengakibatkan kabel fasa dan netral saling terhubung. Kemudian peralatan elektronik yang rusak sehingga membuat korsleting listrik.

“Ketika terjadi korsleting listrik, RCBO akan langsung memutus aliran listrik sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti kebakaran rumah,” jelasnya.

Inisiasi Bedah Listrik disambut baik Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Mujiyono. Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta periode 2019-2024 ini menyarankan agar program ini menggunakan Ang­garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Sebaiknya diajukan saja dalam APBD, kalau mengharapkan dari CSR kan nggak seberapa. Ini kan demi keselamatan ma­syarakat, ” kata Mujiono.

Baca juga : Lolos Ke Semifinal Badminton China Open 2024, Jojo Sukses Balas Dendam

Diungkap dia, penanganan kebakaran selalu menjadi poin penting yang direkomendasi­kan saat Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Gubernur soal pelaksanaan Ang­garan Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) setiap tahun.

Ketua Partai Demokrat Jakarta ini menambahkan, penanganan kebakaran di Jakarta atau di Indonesia pada umumnya nggak sesederhana seperti penanganan di kota lain atau negara lain.

“Kita sama-sama tahu Jakarta yang kota global ini masih ada 90 Rukun Warga (RW) yang berkategori kumuh dan miskin,” tuturnya.

Karena itu, pada periode 2019-2024, Komisi A menggan­deng Institut Teknologi Bandung (ITB) dalam menanggulangi in­siden kebakaran di pemukiman padat penduduk.

Baca juga : Clara Shafira Krebs, Juara Ajang Miss Universe Indonesia

“Kurang lebih 3-4 tahun yang lalu. Pada akhirnya menjadi sup­porting document (berkas pen­dukung) untuk program relawan kebakaran,” ujarnya.

Menurut dia, program yang diluncurkan dua tahun lalu ini menjadi salah satu legacy Komi­si A untuk masyarakat. Di setiap RW terdapat 30 orang komponen masyarakat yang peduli dengan pencegahan kebakaran.

“Relawan ini diperlukan karena potensi kebakaran yang paling besar berada di wilayah pemukiman padat penduduk,” ucap Mujiono.

Fakta di lapangan, ditemukan banyak warga di pemukiman penduduk yang nekat mengam­bil listrik sembarangan. Bahkan mereka tidak memakai peralatan atau instalasi listrik sesuai SNI.

Baca juga : Elektabilitas di Atas 50 Persen, Jagoan KIM Berjaya di Jakarta, Jabar, Jatim

“Ini sangat berpotensi ter­jadinya kebakaran, dan relawan kebakaran ini dibentuk karena bagian dari antisipasi penanga­nan kebakaran di tingkatan RW,” imbuhnya.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 21 September 2024 dengan judul Gaet PLN Gelar Program Bedah Listrik, DKI Ngarep Bisa Tekan Amukan Si Jago Merah

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense