BREAKING NEWS
 

Angka Pengangguran Dan PHK Tinggi

Maksimalkan BLK Untuk Lapangan Pekerjaan Baru

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Minggu, 22 September 2024 06:50 WIB
Anggota DPRD DKI Jakarta Yudha Permana. (Foto: Dok. DPRD DKI Jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan Jakarta menjadi provinsi ke-4 jumlah pengangguran tertinggi dengan persentase sebesar 6,03 persen. Artinya, 6 dari 100 angkatan kerja di Jakarta merupakan pengangguran, tidak terserap lapangan pekerjaan.

Selain itu, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) juga menyebut Jakarta men­jadi wilayah nomor satu dengan jumlah tenaga kerja yang kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) selama Januari-Juni 2024. Ada 7.469 tenaga kerja yang kena PHK.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) berharap Pe­merintah Provinsi (Pemprov) Jakarta melakukan intervensi untuk menyerap tenaga kerja ini. Misalnya dengan mengoptimal­kan fungsi Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di seluruh wilayah Jakarta.

Anggota DPRD DKI Jakarta Yudha Permana mengatakan, memanfaatkan BLK secara baik akan menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka pengang­guran.

Baca juga : Inter Vs AC Milan, Penentuan Nasib Fonseca

Yudha juga mendorong Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Disdik) agar lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bisa mengikuti pelatihan ketenagakerjaan sesuai kemam­puan dan keinginannya.

“BLK harus maksimal untuk meng-link and match antara lu­lusan anak-anak SMAdan SMK guna pelatihan dan lapangan pekerjaan,” ujar Yudha dalam keterangannya.

Politisi Partai Gerindra ini berharap, program dan materi pelatihan tenaga kerja yang disiapkan bisa meliputi pembi­naan lembaga pelatihan kerja, pembinaan kerja berbasis kom­petensi, pelatihan kerja berba­sis kewirausahaan, pelatihan kerja berbasis masyarakat, dan penyelenggaraan pola magang kerja di perusahaan dengan me­nyesuaikan silabus untuk modul pelatihan yang terbaru.

“Jangan sekarang sudah 2024 masih pakai silabus 2017,” ujarnya.

Baca juga : Badminton China Open 2024, Merah-Putih Nihil Gelar

Setelah ikuti pelatihan, Yudha mengusulkan, para tenaga kerja diberangkatkan ke luar negeri untuk meningkatkan keterampi­lan dan kesempatan mengakses lowongan kerja.

“Kalau nggak bisa di Indone­sia kerjanya, di luar negeri saja agar bisa mengurangi kemiski­nan di Jakarta,” usulnya.

Karena itu, dia mengimbau BLK berkoordinasi dengan Disdik untuk memanfaatkan program sister city guna mengu­rangi pengangguran di Jakarta.

Adapun kota di dunia yang telah bekerja sama sister city dengan Pemprov Jakarta, yaitu Jeddah, Seoul, Islamabad, Rot­terdam, Tokyo, Los Angeles, Casablanca, Beijing, Arkansas, Berlin, New South Wales, Paris, Bangkok, Hanoi, Istanbul, Ma­puto, Kyiv, Moskow, Al Qud’s As Shareef atau Jerusalem, Pyongyang hingga Budapest.

Adsense

Baca juga : KPK Terus Geber Penuntasan Kasus Fraud Di 3 Rumah Sakit

Untuk menampung tenaga kerja, Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Selatan membuka Bursa Kerja Mini. Ratusan lowongan kerja dari puluhan perusahaan tersedia di Kantor PPKD Jakarta Selatan, Jalan Buncit Raya, Kelurahan Kalibata, Kecamatan Pancoran.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense