Sebelumnya
Jaga Kebersihan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth mengatakan, penanggulangan banjir butuh peran aktif warga. Oleh karena itu, dia mengajak warga untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan.
“Buang sampah sembarangan berdampak pada penyumbatan saluran air. Akibatnya, genangan air tak bisa dihindari ketika hujan,” kata Kent di Jakarta, Selasa (1/10/2024).
Menurut Kent, genangan air itu murni sebagai dampak dari kesadaran warga yang masih rendah dalam mengelola sampah. Termasuk, sampah yang tertahan di setiap saringan sampah maupun di pompa air tidak segera ditangani. Akibatnya, rumah pompa tak bisa bekerja secara maksimal.
Baca juga : Tatap Musim NBA 2024-2025, King James Tetap Menyala
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengungkapkan, di lapangan masih banyak terdapat persoalan klasik terkait sampah. Yakni, kurang kesadaran masyarakat membuang sampah di tempatnya.
“Masyarakat harus bisa memahami bahwa pemicu banjir faktornya bisa beragam. Selain masalah kondisi alam, tingginya curah hujan dan akibat perbuatan manusia itu sendiri,” kata Kent dalam keterangannya.
Kent mengaku prihatin dengan masih minimnya kesadaran masyarakat tentang bahaya buang sampah sembarangan. Selain mengakibatkan banjir, sampah menimbulkan aroma tak sedap, dan berbagai penyakit.
“Serta bisa mencemari lingkungan,” ujarnya.
Baca juga : Liverpool Vs Bologna, Keangkeran Anfield Diuji
Selama ini, sambung dia, Pemprov DKI Jakarta punya beberapa cara menangani banjir. Mulai dari pembangunan infrastruktur, pengerahan petugas ke titik strategis, hingga skema terintegrasi penanganan banjir.
Hanya saja, tegas Kent, upaya Pemprov DKI tersebut akan sia-sia jika tidak diiringi dengan kesadaran masyarakat.
“Percuma kita membangun infrastruktur secanggih apapun, jika masyarakat tidak punya kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan,” tuturnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta itu menambahkan, banyak peristiwa banjir di daerah yang terbukti akibat masalah sumbatan sampah di aliran air sungai.
Baca juga : Kemlu-KBRI Beirut Siap Evakuasi WNI
“(Sampah) juga menghambat kinerja mesin di rumah pompa hingga tidak bisa beroperasi secara maksimal pada saat terjadi banjir,” ungkap dia.
Karena itu, Kent mendorong Pemprov DKI Jakarta terus mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan dengan baik. Seperti memperhatikan prinsip 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).
Hal serupa dilontarkan Anggota DPRD DKI Jakarta Pantas Nainggolan. Pantas menyebut, penanganan banjir masih menjadi prioritas. Hal itu juga menjadi fokus dirinya di periode 2024-2029.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.