RM.id Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mematok pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 sebelum 30 November 2024. Di dalamnya, dipastikan terdapat anggaran untuk mengatasi masalah klasik seperti banjir dan kemacetan.
Ketua DPRD DKI Jakarta 2024-2029 Khoirudin mengungkapkan, APBD 2025 memberikan porsi besar untuk menangani masalah macet, banjir, pengangguran, pendidikan dan kesehatan.
Khoirudin menuturkan, menuntaskan berbagai persoalan laten di Jakarta itu tidak bisa dalam waktu segera. Butuh waktu, dukungan serta kolaborasi semua pihak. Diharapkannya, penanganan masalah klasik diupayakan melalui proses ABPD murni, bukan melalui perubahan.
Baca juga : Persaingan Barca Dan Madrid Mulai Panas, Lewandowski Menyala
“Paling telat 30 November selesai. Tapi, kami akan selesaikan di pertengahan November,” ujarnya.
Khoirudin menjelaskan, dalam APBD 2025, pihaknya akan memprioritaskan isu-isu terkait pendidikan, banjir dan kemacetan.
Mengenai isu pendidikan, dia mengaku banyak mendapat laporan banyak warga tidak terfasilitasi oleh sistem zonasi karena keterbatasan sekolah negeri.
Baca juga : Awas, Mega-Bukilic Berbahaya
Untuk mengatasi persoalan itu, Khoirudin menjelaskan, pihaknya telah melakukan kajian dan melakukan pembahasan bersama Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengenai penyelenggaraan sekolah swasta gratis.
“Anggaran 2025 ini sudah kita anggarkan untuk sekolah gratis. Mengenai KJP (Kartu Jakarta Pintar) kami masih kaji, yang jelas kami upayakan yang terbaik bagi warga Jakarta,” ucapnya.
Ketua Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta ini mengimbau Disdik segera menginventarisasi keperluan sarana prasarana seluruh sekolah. Apalagi 2025, hampir 3.000 sekolah swasta akan bergabung menyukseskan program Sekolah Swasta Gratis yang digagas Pemprov DKI Jakarta.
Baca juga : Bersama KPK, Pemda Pede Tutup Tambang Emas Ilegal
Dia menyebut, penyetaraan fasilitas yang timpang antara sekolah negeri dan swasta menjadi pekerjaan rumah (PR) Disdik yang harus diselesaikan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.