Sebelumnya
Heru berpesan kepada para pedagang di Pasar Induk Kramat Jati agar tetap menjaga kebersihan pasar meski telah memiliki TPS3R.
Dia berharap, Pasar Induk Kramat Jati dapat menjadi pasar percontohan yang memiliki fasilitas proses pengelolaan sampah terkendali melalui TPS3R.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jaya Agus Himawan Widiyanto mengatakan, keberadaan sarana pengolahan sampah ini diharapkan dapat mendukung program pemerintah dalam melakukan pengolahan sampah mandiri.
Baca juga : Belgia Vs Prancis, Tim Ayam Jantan Tak Remehkan Lawan
Menurut Agus, dari 153 pasar yang dikelola oleh Perumda Pasar Jaya, dapat menghasilkan sampah sekitar 500 ton per hari atau sekitar 6,5 persen dari sampah yang dihasilkan Kota Jakarta, yaitu 7.700 ton sampah per hari. Untuk itu, perlu solusi atas penanganan permasalahan sampah di pasar-pasar di Jakarta yang lebih modern dan efisien.
Pengelolaan sampah mandiri ini dibangun di atas lahan seluas lebih kurang 3.800 meter persegi milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta.
“Harapannya, dapat diselesaikan awal Juli 2025 dengan kapasitas sampah yang bisa diolah sebanyak 100 sampai 120 ton per hari,” ujar Agus.
Baca juga : Bungkam The Djoker Di Shanghai Masters 2024, Sinner Raih Gelar Ketujuh
Agus menambahkan, Pasar Jaya akan memberdayakan masyarakat sekitar untuk penyerapan tenaga kerja dalam pengoperasian TPS3R tersebut.
Adapun sejumlah fasilitas lainnya yang disediakan di area bangunan pengolahan sampah mandiri, yaitu mushola, posyandu dan balai warga yang dapat dipergunakan oleh masyarakat sekitar.
Di samping pembangunan fasilitas TPS3R tersebut juga akan dibuat sumur resapan sebanyak 25 titik untuk mengantisipasi genangan air.
Baca juga : Urusan Kabinet, Gibran Serahkan Ke Prabowo
“Sekarang sudah kami realisasikan 6 titik. Kami juga lakukan penghijauan di sekeliling bangunannya agar lebih sehat dan tertata rapi,” tandasnya. [DRS/Fauziah]
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Senin, 14 Oktober 2024 dengan judul Pasar Induk Kramat Jati Bakal Punya TPS3R, Pedagang Girang, Semoga Pengunjung Betah Belanja
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.