Sebelumnya
Menurutnya, pekerja di dua sektor itu memiliki beban kerja yang sama dengan pegawai berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Sudah seharusnya mendapat penyesuaian pendapatan,” ujar Ismail.
Selain itu, Ismail mendorong Pemprov DKI Jakarta segera membuat kajian penyesuaian gaji atau penghasilan para pegawai PPPK, KKI dan honorer.
Baca juga : Manchester United Vs Chelsea, Racikan Van Nistelrooy Diuji
Menurut Ismail, penyesuaian pendapatan tersebut dapat meningkatkan kinerja di bidang pendidikan dan kesehatan.
Ismail menegaskan, setelah melalui tahapan pembahasan Kebijakan Umum-Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, usulan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan pegawai PPPK ini dapat segera direalisasikan.
“Di pembahasan Rancangan APBD juga akan kami kawal. Kalau ini disahkan dalam APBD 2025, diharapkan per Januari tahun depan sudah bisa direalisasikan,” tukas Ismail.
Baca juga : Akan ke AS & China, Prabowo Mainkan Politik Zero Enemy
Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Subki mengatakan, kesejahteraan guru honorer harus menjadi prioritas oleh Dinas Pendidikan. Mengingat, upah guru honorer di Jakarta hingga kini masih di bawah Upah Minimum Provinsi (UMP).
Besaran UMP DKI Jakarta 2024 sebesar Rp 5.067.381. Sedangkan masih banyak guru honorer dibayar upah sebesar Rp 2 juta per bulan.
Menurut Subki, guru merupakan garda terdepan dalam mencerdaskan anak bangsa sehingga perlu perhatian khusus terkait tingkat kesejahteraannya.
Baca juga : “Kami Diberi Tugas Jadi Motor Penjaga Stabilitas Nasional...”
Dia juga meminta Dinas Pendidikan membuat kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan para tenaga pendidik berstatus KKI.
“Guru minimal syaratnya S1,” ucap Subki dalam rapat konsultasi bersama Dinas Pendidikan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 3 November 2024 dengan judul Dana Operasional Bakal Ditingkatkan, Kompetensi Guru Kerek Kualitas SDM Di Jakarta”
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.