Sebelumnya
Sediakan Water Purifier
Politisi PDIP ini meminta Perumda PAM Jaya menghadirkan water purifier di sejumlah tempat. Selain dapat mengurangi penggunaan botol plastik, fasilitas air minum ini dapat mendorong warga mengkonsumsi air putih.
Baca juga : Tamara Tyasmara, Dikasarin Dan Dibohongi Yudha
Rio mengatakan, penyediaan water purifier di tempat publik membantu masyarakat untuk mengkonsumsi air non komersial.
“Warga harus diberikan pilihan untuk bisa mengkonsumsi air minum,” kata Rio.
Baca juga : Program Makan Bergizi Gratis Didukung China dan Amerika
Penyediaan water purifier, lanjut Rio, dapat mengedukasi dan mendorong warga terkait pentingnya mengkonsumsi air putih, yang berdampak positif bagi kesehatan. Sebab, banyak warga, terutama anak dan remaja, enggan mengkonsumsi air putih. Mereka lebih suka minum es atau minuman manis yang justru dapat mengganggu kesehatan.
Ketua PDIP Jaktim ini berharap, Perumda PAM Jaya menargetkan penyediaan water purifier di 1.000 titik dalam tiga bulan, baik di sekolah maupun instansi Pemerintah.
Baca juga : Kembali Blusukan, Jokowi Banyak Dicurhati Warga
Harapan senada dilontarkan Sekretaris Komisi B Muhammad Lefy. “Kalau tujuannya untuk go green, penyediaan water purifier harus diperbanyak. Misalnya di sekolah. Pelajar kan pasti bawa tumbler, mereka nanti bisa ambil air secara gratis,” ujar Lefy.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 16 November 2024 dengan judul Akibat Banyak Jaringan Pipa Karatan, Air PAM Di Jakarta Butek, Bau Dan Tercemar Bakteri
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.