Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung KIP, Monitoring & Evaluasi Parpol
Gerindra: Keterbukaan Publik Harus Selalu Dijaga
Jumat, 15 November 2024 07:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan Komisi Informasi Pusat (KIP) terhadap sejumlah lembaga,termasuk partai politik. Kegiatan ini sangat efektif meningkatkan kesadaran parpol untuk semakin informatif.
“Monitor dan evaluasi yang dilakukan KIP hari ini dan yang terus dilaksanakan setiap tahun adalah sesuatu yang sangat positif. Dapat mendorong kesadaran bagi para lembaga-lembaga publik untuk terus menjaga diri,” kata Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, dalam keterangannya, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Menghadiri presentasi uji publik monitoring dan evaluasi yang digelar KIP di Kemayoran, Jakarta, kemarin, Muzani menyampaikan evaluasi yang dilakukan KIP terhadap keterbukaan lembaga adalah suatu hal yang harus terus dilakukan.
Baca juga : Pengguna Narkoba Bakal Direhabilitasi
Menurutnya, uji publik monitoring dan evaluasi keterbukaan sebuah lembaga seperti partai politik harus didorong dan diperkuat. Sehingga, setiap masyarakat di Indonesia dapat mengakses data-data yang disajikan partai politik sebagai pemenuhan informasi yang dibutuhkan.“Bahwa keterbukaan publik harus terus terjaga, karena mereka pertama menggunakan uang negara,” tegasnya.
Ketua MPRini menjelaskan, partai politik merupakan lembaga yang mendapatkan dana bantuan politik dari Pemerintah. Dana tersebut, wajib dipertanggungjawabkan dengan baik dan dilaporkan kepada masyarakat seluas-luasnya.
Sehingga, masyarakat terutama netizen Indonesia dapat menelusuri ke mana saja dana negara yang sudah digunakan partai.
Baca juga : Kendaraan ODOL Dilarang Masuk Tol
Diyakininya, Partai Gerindra telah mempresentasikan kepada KIP ihwal pendanaan uang negara yang digunakan partai.
Misalnya, untuk pendidikan politik, rekruitmen, dan konsolidasi yang sifatnya itu menjadi kegiatan rutin Partai Gerindra di setiap tingkatan. “Dan kami selalu mencatat dan mengunggah ke website Partai Gerindra atas penggunaan dana tersebut,” jelas Muzani.
Bagi Muzani, setiap rupiah yang diberikan negara kepada lembaga publik harus bisa dipertanggung jawabkan. Monitoring dan evaluasi yang diselenggarakan KIP adalah upaya penyadaran. Bukan hanya KIP, tetapi untuk rakyat termasuk netizen.
Baca juga : Mayoritas Laporan Bawaslu Isinya Tentang Netralitas ASN
Itulah sebabnya, Muzani berharap, kegiatan monitoring keterbukaan lembaga oleh KIP dapat terus dilakukan. Menurutnya, setiap partai harus memiliki kesadaran untuk terus melakukan keterbukaan kepada masyarakat atas informasi dan pertanggungjawaban sebagai regenerasi kepemimpinan.
“Itulah penyadaran yang akan terus dilakukan KIP sehingga lembaga-lembaga publik kita terus terjaga dalam hal menggunakan keuangan negara dalam hal mengambil keputusan-keputusan hukum dan politik. Sebab, partai politik adalah instrumen penting dalam rekruitmen seorang calon pemimpin baik di pusat dan daerah,” tutup Muzani.
Sebagai informasi, Partai Gerindra telah meraih 10 penghargaan kategori lembaga publik paling inovatif dan informatif dari KIP. Artinya, Partai Gerindra menjadi satu-satunya partai politik yang paling informatif dan terbuka terhadap publik.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya