BREAKING NEWS
 

Polri Dirikan Dapur dan Gelar Trauma Healing untuk Korban Kebakaran Kemayoran

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Jumat, 24 Januari 2025 17:12 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan 543 rumah di Gg. Lalar, RT 02/RW 04, Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Polri melalui Polres Metro Jakarta Pusat mendirikan tiga dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan pangan para korban.

Selain itu, tim dari SSDM Polri juga hadir memberikan trauma healing kepada warga terdampak, khususnya anak-anak yang sangat rentan terhadap dampak psikologis akibat bencana.

Irwasum Polri Komjen Dedi Prasetyo menegaskan pentingnya pendekatan humanis dan komprehensif dalam membantu korban bencana.

"Dapur lapangan ini kami dirikan untuk memastikan kebutuhan pangan para korban tercukupi. Sementara itu, trauma healing yang dilakukan oleh tim dari SSDM Polri bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis para korban, terutama anak-anak, yang sangat membutuhkan pendampingan emosional dalam situasi seperti ini," ujar Komjen Dedi Prasetyo saat meninjau lokasi pengungsian, di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (22/1/2025).

Baca juga : Kuatkan Sinergi Ormas dan Pemerintah untuk Hadapi Tantangan Keberagaman

Tim SSDM Polri menggelar trauma healing dengan pendekatan khusus untuk anak-anak, seperti kegiatan bermain, menggambar, mendongeng, dan terapi kelompok.

Kegiatan ini dirancang untuk menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak dapat menyalurkan emosi mereka dan mengurangi rasa takut.

Selain itu, tim juga memberikan sesi konseling kepada orang tua untuk memperkuat mental mereka dalam menghadapi musibah ini.

Adsense

"Dampak bencana seperti ini tidak hanya merugikan secara fisik tetapi juga meninggalkan trauma yang mendalam. Kehadiran SSDM Polri di sini memastikan bahwa kebutuhan psikologis para korban juga mendapatkan perhatian serius," tambah Dedi.

Baca juga : Ditlantas Polda Metro Jaya Fasilitasi Pembuatan SIM Korban Kebakaran Kemayoran

Sementara itu, tiga dapur lapangan yang didirikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat terus menyediakan makanan bergizi bagi para pengungsi.

Hingga saat ini, sekitar 400 warga terdampak telah ditampung di posko sementara di Polres Metro Jakarta Pusat, sementara tenda tambahan sedang dibangun di sekitar Kebon Kosong.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro, menyampaikan, Polri terus berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan relawan untuk memastikan kebutuhan dasar para pengungsi, seperti makanan, pakaian, dan layanan kesehatan, terpenuhi dengan baik.

"Kami memberikan perhatian khusus pada anak-anak, wanita, dan lansia di posko pengungsian. Bantuan logistik dan layanan kesehatan juga terus kami salurkan agar para pengungsi tetap dalam kondisi baik," ujar Kombes Susatyo.

Baca juga : Perayaan Natal Gerindra: Momentum Doa Demi Keberhasilan Pemerintahan Prabowo

Dedi berharap, upaya Polri, termasuk trauma healing yang dilakukan tim SSDM Polri, dapat membantu korban bangkit dari musibah ini.

"Kami berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat hingga mereka benar-benar pulih, baik secara fisik maupun mental," tegasnya.

Melalui upaya ini, Polri berharap dapat memberikan dampak positif bagi para korban kebakaran di Kebon Kosong dan mempercepat proses pemulihan di wilayah tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense