Dark/Light Mode

Terjatuh Di Kediaman, Paus Fransiskus Cedera Lengan Kanan

Kamis, 16 Januari 2025 22:11 WIB
Paus Fransiskus (kiri) tampak mengenakan penyangga tangan usai cedera. (Foto: Vatican Media/AP via CNN)
Paus Fransiskus (kiri) tampak mengenakan penyangga tangan usai cedera. (Foto: Vatican Media/AP via CNN)

RM.id  Rakyat Merdeka - Paus Fransiskus (88) dilaporkan terjatuh di kediamannya di Casa Santa Marta pada Kamis (16/1/2025), hingga lengan kanannya cedera. Beruntung, Paus tidak mengalami patah tulang.

"Paus mengalami memar di lengan bawah kanan,  tanpa patah tulang," ungkap Kantor Pers Takhta Suci, seperti dikutip CNN International, Kamis (16/1/2025).

Meski terjatuh, Paus tetap menggelar lima pertemuan pada hari ini. Termasuk, dengan Presiden Dana Internasional untuk Pengembangan Pertanian Alvaro Lario, dan para pendeta dari sebuah perguruan tinggi Argentina yang berpusat di Roma. Dalam foto resmi yang beredar, tangan kanannya tampak menggunakan arm sling alias penyangga tangan 

Baca juga : Urusan Kerakyatan, PDIP Ngaku Senapas dengan Prabowo

Rabu (15/1/2025), Paus memimpin audiensi umum di Vatikan. Dia melemparkan bola tenis ke seekor anjing selama pertunjukan sirkus, dengan penuh semangat. 

Dalam beberapa tahun terakhir, Paus telah menderita sejumlah masalah kesehatan. Ini adalah kedua kalinya dia terjatuh dalam beberapa minggu.

Awal Desember 2024, Paus muncul dengan memar besar di dagu, karena jatuh dan membentur meja samping tempat tidurnya pada malam hari.

Baca juga : Sore Ini Kenalan, Patrick Kluivert Dijadwalkan Makan Bareng Pemain Timnas

Sejak 2022, Paus selalu menggunakan kursi roda karena masalah mobilitas yang disebabkan oleh nyeri di lututnya.

Dalam otobiografinya yang baru-baru ini diterbitkan dengan judul “Hope”, Paus  mengaku berada dalam keadaan sehat. Dia pun mengesampingkan pengunduran diri dari jabatannya. Namun, dia mengatakan," “Kenyataannya, saya sudah tua".

Dalam otobiografi itu, Paus mengaku cukup malu karena harus menggunakan kursi roda. Namun, dia sepenuhnya menyadari,  usia tua tidak datang dengan sendirinya. Dia harus diterima apa adanya.

Baca juga : Ditemukan Zul Di Pasar, Harga Cabe=Harga Daging

"Gereja diatur dengan menggunakan kepala dan hati, bukan kaki. Saya melakukan fisioterapi dua kali seminggu. Saya menggunakan tongkat jalan, berjalan sebanyak yang saya bisa, dan saya terus berjalan," tuturnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.