BREAKING NEWS
 

Bakal Jadi Yang Terbesar Di Dunia

RDF Plant Rorotan Siap Beroperasi Tahun Ini

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 14 Februari 2025 07:25 WIB
Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: beritajakarta.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta memastikan Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan, Jakarta Utara, siap beroperasi tahun ini. Instalasi pengolah sampah ini diperkirakan mampu mengolah sampah hingga 2.500 ton per hari atau menjadi yang terbesar di dunia.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pemprov Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan, pembangunan RDF Plant Rorotan dimulai sejak Mei 2024, dengan biaya Rp 1,28 triliun dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024.

Dia mengklaim, fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas 7,87 hektar itu memiliki banyak keunggulan dalam pengolahan sampah. Di antaranya, RDF Plant dapat mengendalikan bau saat pemrosesan sampah, dan ramah lingkungan.

Baca juga : Mind ID Sukses Buktikan Hilirisasi Berjalan Baik

“Termasuk deodorizer dengan teknologi ozonisasi dan UV sterilization yang mampu menetralkan bau, seperti amonia dan hidrogen sulfida melalui proses oksidasi. Selain itu, filter karbon aktif juga digunakan untuk menyerap partikel bau yang tersisa,” ujar Asep di Jakarta, Kamis (13/2/2025).

Selain sistem deodorizer, lanjut dia, RDF Plant juga dilengkapi dengan teknologi cyclone dan wet scrubber, untuk menyaring udara atau asap dari hasil pembakaran sebelum dilepaskan ke lingkungan.

Kedua teknologi ini memastikan udara yang keluar dari fasilitas sudah dinetralkan, sehingga tidak menimbulkan bau dan emisi yang membahayakan lingkungan.

Baca juga : Airlangga Ajak Pengusaha Investasi Di Sektor Digital

Untuk menjaga kebersihan dan memastikan RDF Plant Jakarta beroperasi sesuai standar tinggi, fasilitas ini juga memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang dilengkapi tangki ekualisasi, tangki koagulasi, flokulasi dan sedimentasi, serta kolam anaerobik dan tangki filtrasi pasir.

“Jadi, air limbah hasil operasional dapat digunakan kembali untuk pencucian truk dan penyiraman tanaman di sekitar fasilitas,” tuturnya.

Asep menambahkan, sebagai upaya menjaga kualitas udara, RDF Plant dilengkapi dengan Stasiun Pemantauan Kualitas Udara (SPKU) Mobile, yang mampu memantau kualitas udara secara real time (langsung) dengan berbagai parameter, seperti PM 2.5, PM 10, CO, NO2, ozon dan SO2.

Baca juga : 9 Taman Diawasi CCTV Dan Petugas Keamanan

Area sekitar fasilitas juga akan dibersihkan secara rutin menggunakan road sweeper dengan cairan karbol, atau cairan penghilang bau untuk memastikan lingkungan selalu higienis.

“Selain itu, kami juga menyediakan fasilitas pencucian truk agar kendaraan dalam kondisi bersih sebelum kembali ke pangkalan,” tuturnya.

Adsense

Asep menekankan, RDF Plant Jakarta juga telah dirancang untuk memastikan operasionalnya berjalan secara optimal, dengan meminimalkan dampak terhadap masyarakat sekitar.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense