BREAKING NEWS
 

Kurangi Rapat Dan Perjalanan Dinas, Pemprov Jakarta Bisa Ngirit Rp 1,5 Triliun

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 18 Februari 2025 10:49 WIB
Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah berupaya melakukan efisiensi anggaran sebesar Rp 1,5 triliun dalam APBD 2025. Langkah ini diambil untuk mengoptimalkan alokasi anggaran dan memastikan dana tersebut dapat langsung mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam bidang pelayanan publik. 

Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta Michael Rolandi Cesnanta Brata mengungkapkan, pihaknya telah menyisir berbagai sektor dalam APBD 2025 untuk menemukan anggaran yang dapat dihemat. 

Baca juga : Hemat Anggaran Ditarget Tembus Rp 700 Triliun

Efisiensi anggaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 1,548 triliun, yang akan dialokasikan untuk mendukung program strategis yang berdampak langsung pada pelayanan publik. Michael menjelaskan, anggaran yang berhasil dihemat tersebut nantinya akan digunakan untuk memperkuat sektor-sektor yang lebih mendesak dan berdampak positif bagi warga Jakarta. 

Adsense

Sejumlah sektor yang menjadi fokus efisiensi ini antara lain pembatasan belanja kegiatan seremonial, pengurangan biaya percetakan, seminar, serta perjalanan dinas yang tidak mendesak. Selain itu, pengurangan honorarium dan alokasi anggaran untuk konsumsi dalam kegiatan lapangan, rapat, serta jamuan tamu juga menjadi bagian dari langkah efisiensi yang dilakukan oleh Pemprov DKI. 

Baca juga : Perdagangan RI-KanadaTembus Rp 81,3 Triliun

"Langkah efisiensi ini kami lakukan bersama forum Asisten Sekda DKI Jakarta untuk memastikan setiap SKPD melakukan penyesuaian anggaran yang mendalam. Kami ingin memastikan anggaran yang ada lebih terfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik," ujar Michael dalam keterangannya di Balai Kota Jakarta, Senin (17/2/2025).

Salah satu langkah signifikan dalam efisiensi ini adalah pengurangan biaya perjalanan dinas, khususnya yang berkaitan dengan studi banding dan perjalanan luar negeri. Kebijakan ini sejalan dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang mengharuskan pemangkasan anggaran untuk kegiatan yang tidak mendesak, guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas anggaran daerah. 

Baca juga : Ahok: Jangan Batasi Periode Sewa Rusun Milik Pemprov Jakarta

"Pemprov DKI Jakarta berharap efisiensi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Alokasi anggaran yang lebih efisien akan mendukung program pembangunan yang lebih strategis dan tepat sasaran," tambah Michael. 

Dengan langkah efisiensi ini, Pemprov DKI berharap dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan merata kepada seluruh masyarakat Jakarta, dengan dana yang ada bisa lebih fokus pada program yang memiliki dampak langsung pada kesejahteraan warga.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense