BREAKING NEWS
 

Atasi Banjir Jakarta

Bang Doel Prioritaskan Pengerukan Kali

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Sabtu, 22 Februari 2025 07:25 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyapa warga saat meninjau pengerukan lumpur Kali Mookervart, di Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat (21/2/25). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengatasi banjir. Di antaranya, melakukan pengerukan kali dan merelokasi warga dari bantaran sungai.

Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menyatakan, penanganan banjir Jakarta membutuhkan upaya dan kerja sama semua pihak, khususnya keseriusan Pemprov. Bila tak ada hal yang dilakukan, kata dia, masalah klasi di ibu kota itu akan terus muncul saat musim penghujan.

“Pengerukan sungai sebagai upaya pengendalian banjir terpadu dan berkelanjutan, merupakan salah satu program prioritas. Menurut saya, harus ada perubahan dalam antisipasi banjir, agar masalah ini tidak terus berulang,” ujarnya saat meninjau pengerukan sedimen lumpur di Kali Krukut, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (21/2).

Pria yang akrab disapa Bang Doel ini menegaskan, pihaknya memberi prioritas pada masalah pendangkalan yang bisa menyebabkan banjir. Sebab itu, pengerukan kali menjadi kegiatan yang akan dilaksanakan pada 100 hari kerja Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.

Baca juga : Budi Said Dihukum Bayar Uang Pengganti Rp 1,1 T

Meski tidak mudah, lanjut dia, pihaknya optimis semua upaya yang dilakukan secara sungguh-sungguh akan membuahkan hasil. “Pengerukan kali tidak bisa selesai dalam satu hari. Saya melihat langsung, masih ada kendala di lapangan, dan kami segera mencari solusinya,” imbuhnya.

Bang Doel menambahkan, Pemprov DKI juga akan melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Sebab, upaya pengerukan dan relokasi warga di bantaran kali ke rumah susun sederhana sewa (rusunawa) milik Pemprov DKI, membutuhkan dukungan dan kerja sama dari warga Jakarta.

“Sulitnya apa? Sosialisasi ke masyarakat untuk relokasi. Saat saya bicara dengan warga bantaran kali, mereka juga ada keinginan untuk pindah. Yang penting, mengubah nasib. Itulah kunci sosialisasi pada masyarakat. Saya yakin, warga juga sudah capek kalau terus-terusan menghadapi banjir,” jelasnya.

Adsense

Lebih lanjut, politisi PDI Perjuangan ini mengungkapkan sejumlah kendala yang dihadapi saat melakukan pengerukan. Di antaranya, urai dia, lebar kali dan ruas jalan yang menyempit, hingga menyulitkan alat berat milik Dinas Sumber Daya Air (SDA) sulit melakukan pengerukan sedimen lumpur

Baca juga : Wow, Banyak Perusahaan Tertarik Bisnis Bank Emas

“Saat ini, lebar Kali Krukut tersisa empat meter, tanggul masih berupa tanah sehingga meluap saat debit air tinggi, dan jarak antara jembatan penghubung di Kali Krukut pendek. Itu membuat proses pengerukan menggunakan alat berat semakin sulit,” ungkapnya.

Terpisah, Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Ade Suherman mengaku mengapresiasi program Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global. Menurutnya, program-program yang disampaikan Pramono merupakan respon terhadap kebutuhan masyarakat Jakarta, seperti masalah banjir, transportasi, pendidikan, hingga pangan.

Dia juga mengajak seluruh anggota DPRD DKI Jakarta untuk berkolaborasi dengan Pramono, dalam membangun Jakarta. “Harapan sangat tinggi, masyarakat juga ekspektasinya tinggi. Semoga beliau konsisten terhadap janji-janjinya. Kami akan dukung dan siap berkolaborasi,” ujar Ade.

Senada, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Yudha Permana juga menyambut baik program-program yang disodorkan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta. Dia menegaskan, siap mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta, yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga : Kinerja Ekspor Melesat, Ekonomi Kita Menggeliat

“DPRD DKI Jakarta siap mendukung (program-program yang bermanfaat bagi masyarakat). Kami berharap, pihak eksekutif juga dapat bekerja secara profesional dan transparan, terutama dalam pengelolaan anggaran,” cetusnya.

Di media sosial X, banyak netizen menaruh harapan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta yang baru, Pramono Anung-Rano Karno. “Pengalaman bertahun-tahun sebagai Seskab dan menjadi warga Jakarta berpuluh tahun, membuat Mas Pram memahami kondisi dan permasalahan Jakarta. Ayo Mas Pram, bereskan masalah banjir,” cuit akun @PaltiWest2024.

“Program kerja Pramono-Rano untuk Jakarta, salah satunya bebas banjir dan polusi (Jakarta Berseri). #JakartaMenyala,” tulis akun @_Rizmaya. “Semoga Pak @pramonoanung bisa atasi masalah banjir. Kalau nggak bisa, harus siap di caci maki seperti gubernur-gubernur sbelumnya,” timpal akun @fauzanrifan1.

Sementara itu, akun @SarahRa78989862 mengusulkan Pram-Rano untuk mengajak dan melibatkan Ahok. “Saran, Pram-Rano jadikan Ahok sebagai tim. Gue yakin, kalau Ahok dilibatin, masalah banjit bisa selesai,” harapnya. [SSL]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense