RM.id Rakyat Merdeka - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Latif Usman mengatakan, masyarakat boleh melintas di bahu jalan tol. Hal itu untuk mengurai kemacetan di jakarta.
Kebijakan itu berdasarkan hasil evaluasi terapan yang sudah dimulai sejak Senin (24/2/2025), dan diterapkan di Tol Dalam Kota dari Semanggi (KM 7) hingga Interchange Cawang pada Senin-Jumat pukul 16.00-22.00 WIB.
Baca juga : Perkuat Kelembagaan, BPKH Jalin Sinergi Bareng PBNU
"Yang terbaru yang sedang kita lakukan setelah kita melakukan kegiatan evaluasi pemantauan di lapangan, khususnya tol dalam kota yang dari arah Semanggi sampe Cawang yaitu mulai kilometer 7 sampai dengan kilometer 1 kita adakan rekayasa yaitu penggunaan bahu jalan untuk bisa dilewati," katanya kepada media di Polda Metro Jaya, Kamis (27/2/2025).
Latif menuturkan, penerapan tersebut, berdasarkan data dari Jasa Marga bahwa sekitar sembilan ribu kendaraan yang melintas di tol dalam kota pada pukul 18.00 WIB. Sehingga, pamakaian bahu jalan ini diharapkan mampu sedikit mengurai kemacetan di Jakarta.
Baca juga : Masyarakat Dikabarkan Cabut Pagar Laut Tangerang, Ini Tanggapan Dirjen PSDKP KKP
"Sesuai dengan data dari jasa marga, puncaknya di pukul 18 itu ada sekitar 9 ribu kendaraan yang melintas di tol dalam kota," ujarnya
"Sehingga diharapkan kepadatan yang terjadi pada jam tersebut bisa sedikit terurai dengan membuatkan lajur bahu jalan yang bisa digunakan oleh masyarakat," sambungnya.
Baca juga : Bus TransJakarta Luncurkan Bus Baru, Berkeamanan Tinggi Pake 16 CCTV
Lebih lanjut, Latif menegaskan, perlu adanya kerjasama dengan masyarakat terkait dengan diskresi ini. Ia meminta agar masyarakat yang menggunakan bahu jalan juga mengutamakan kendaraan kedaruratan yang melintas.
"Apabila ada kendaraan darurat seperti ambulan, makanya ini perlu kerja sama. Masyarakat juga memberikan prioritas bahwa jalur tersebut adalah jalur utama oleh kendaraan darurat," tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.