Dark/Light Mode

Bus TransJakarta Luncurkan Bus Baru, Berkeamanan Tinggi Pake 16 CCTV

Kamis, 12 Desember 2024 15:33 WIB
PT Transjakarta meluncurkan armada bus baru dilengkapi 16 kamera pengawas yang bekerja selama 24 jam dan bisa menyimpan rekaman selama 30 hari. (Foto: Zahra/RM)
PT Transjakarta meluncurkan armada bus baru dilengkapi 16 kamera pengawas yang bekerja selama 24 jam dan bisa menyimpan rekaman selama 30 hari. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Transjakarta meluncurkan armada bus baru dilengkapi 16 kamera pengawas yang bekerja selama 24 jam dan bisa menyimpan rekaman selama 30 hari. Keberadaan fitur canggih ini untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi pengguna. 

Direktur Operasional dan Keselamatan TransJakarta, Daud Joseph, memaparkan keberadaan CCTV yang tersebar di berbagai bagian bus, baik di bagian atas maupun samping.

Rekaman ini disimpan selama satu bulan sehingga memungkinkan TransJakarta mengidentifikasi pelaku kejahatan, seperti pencurian atau pelecehan seksual, serta membantu menemukan barang tertinggal yang dilupakan penumpang. 

Baca juga : Penetapan UMSP Jakarta 2025 Tertunda, Pekerja Dan Pengusaha Tarik Ulur Besaran Angka

“Keamanan penumpang adalah prioritas utama kami. Dengan CCTV yang ada di setiap unit bus, penumpang tidak perlu khawatir. Jika ada kejadian yang tidak diinginkan, rekaman CCTV ini bisa menjadi bukti yang sangat berguna,” ungkap Joseph dalam keterangannya, Selasa (10/12/2024).

Selain itu, para pramudi yang mengoperasikan bus-bus ini juga sudah dilatih secara profesional. Mereka memiliki sertifikasi pengemudi angkutan umum yang dikeluarkan oleh BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) dan telah mengikuti pelatihan di Sekolah Tinggi Transportasi yang dikelola oleh Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan. Dalam satu unit bus, terdapat dua pramudi yang bertugas bergantian, dengan 2,4 pramudi per unit bus yang melayani berbagai jadwal. 

Bus-bus ini juga dilengkapi dengan Women's Space, ruang khusus bagi perempuan dan segmen pelanggan prioritas lainnya, seperti ibu hamil dan penyandang disabilitas. Area ini dihadirkan untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi penumpang perempuan. 

Baca juga : Borussia Dortmund Vs Barcelona, Berebut Tiga Besar

Selain itu, untuk mempermudah penumpang meminta berhenti, bus ini dilengkapi dengan tombol berhenti yang terletak di sepanjang tiang bus. Penumpang hanya perlu menekan tombol tersebut, dan secara otomatis, bus akan berhenti di halte yang diinginkan. 

"Fitur ini mempermudah penumpang untuk memberi tanda kepada pramudi tanpa perlu mengetok kaca bus, sehingga lebih nyaman dan aman.” tambah Joseph 

Dalam upaya mendukung keberlanjutan lingkungan, TransJakarta juga menghadirkan bus-bus dengan bahan bakar listrik. Bus-bus listrik ini ditandai dengan plat nomor berwarna kuning-biru, yang membedakannya dengan bus berbahan bakar fosil lainnya. Daud Joseph menjelaskan bahwa layanan ini juga akan diperluas ke koridor-koridor lainnya, termasuk Koridor 1 yang melayani rute Blok M-Kota. 

Baca juga : IPEMI Luncurkan Buku Perempuan Inspirasi Indonesia 2024

"Ke depan, kita ingin semua kawasan Jakarta, khususnya di jalur utama seperti Sudirman dan Thamrin, akan dilayani oleh bus listrik. Ini bagian dari komitmen kami untuk mengurangi emisi karbon di ibu kota," tambahnya. 

Keamanan penumpang juga diperhatikan dengan serius, terutama dalam situasi darurat. Bus-bus terbaru ini dilengkapi dengan tangga darurat otomatis yang akan terbuka secara otomatis dalam kondisi darurat, seperti kebakaran atau kecelakaan. Dengan fitur ini, evakuasi penumpang dapat dilakukan lebih cepat dan efisien tanpa harus menunggu intervensi manual. 

“Fitur tangga darurat otomatis ini akan mempermudah proses evakuasi, terutama jika ada insiden yang membutuhkan penanganan segera,” kata Daud Joseph.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.