BREAKING NEWS
 

Hari Pertama Ngantor Di Balai Kota, Pram Habis Suaranya

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 4 Maret 2025 08:05 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung menerima Menteri BUMN yang juga Ketua Umum PSSI Erick Thohir di Balai Kota, Senin (3/3/2025). (Foto: Instagram Pramono Anung)

RM.id  Rakyat Merdeka - Suara Gubernur Jakarta Pramono Anung terdengar berat dan serak saat pertama kali ngantor di Balai Kota. Pramono mengaku suaranya habis usai mengikuti retreat kepala daerah di Akmil Magelang, Jawa Tengah, pekan lalu.

Kehadiran Pramono di Balai Kota untuk melantik 668 pejabat fungsional Guru Ahli Pertama pada Senin (3/3/2025). Politisi PDIP ini mengenakan pakaian sipil lengkap (PSL) berikut peci hitam. 

Pramono lalu menyalami sejumlah pejabat utama di lingkungan Pemprov Jakarta dan  ratusan pejabat fungsional Guru Ahli Pertama yang akan dilantik.

Dalam sambutannya, suara Pramono terdengar berat dan serak. Nada dan tempo bicaranya juga pelan. Wajahnya pun terlihat sedikit lelah.

Menyadari hal tersebut, Pramono kemudian memberikan penjelasan. "Suara saya habis nih. Kelihatan kan suara saya habis, menunjukkan kalau saya serius ikut retreat, gitu kan. Karena hujan-hujan pun saya ikut," akunya, usai memberikan sambutan. 

Baca juga : Terima Menhub Di Balaikota, Pram Pastikan Mudik Gratis Lebaran 2025 Lancar

Usai melantik pejabat fungsional, Pramono menjamu Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Menteri BUMN yang juga Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir.

Pramono dan Dudy membahas program mudik Lebaran. Termasuk rencana penerapan work from anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja menjelang Lebaran 2025.

"Menteri Perhubungan adalah tamu saya yang pertama setelah dilantik oleh Bapak Presiden. Dalam pertemuan tadi, kami berdiskusi secara mendalam dan mendengarkan banyak hal,” ujar Pramono. 

Ia mengatakan, rencana penerapan WFA akan memberikan pilihan waktu mudik yang lebih leluasa bagi warga Jakarta. Hal ini sekaligus mengantisipasi penumpukan penumpang atau kendaraan saat mudik Lebaran.

Adsense

Pemprov Jakarta juga akan menindaklanjuti kebijakan tersebut. "Dengan demikian, warga Jakarta yang akan mudik Lebaran mempunyai pilihan waktu yang cukup banyak untuk pulang ke kampung halaman," kata Pramono.

Baca juga : 7 Pemain Liga 1 Dihukum Komdis PSSI, Beckham Putra Jadi Sorotan

Lebih lanjut, Pramono mengatakan, Pemprov Jakarta akan menyiapkan program mudik gratis bagi warga Jakarta dengan mengerahkan 520 bus. Pemprov Jakarta akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar pelaksanaan program mudik gratis berjalan lancar.

"Hal lain secara khusus saya sampaikan kepada Menteri Perhubungan, yaitu pendatang baru. Dalam kondisi ini, pasti akan ada pendatang baru yang mungkin jumlahnya menjadi lebih besar. Untuk itu, perlu kita antisipasi sejak awal agar tidak menjadi persoalan di kemudian hari bagi Pemprov DKI Jakarta," imbuhnya.

Merespons hal tersebut, Dudy mengapresiasi dukungan yang diberikan Pramono. Ia menyebut bahwa Jakarta merupakan salah satu titik keberangkatan terbesar bagi pemudik, sehingga koordinasi yang baik antara Pemerintah Pusat dan Pemprov Jakarta sangat penting untuk kesuksesan angkutan Lebaran 2025. 

"Kami mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Pramono. Dengan adanya sinergi dan kolaborasi yang baik, kami berharap penyelenggaraan angkutan Lebaran 2025 dapat berjalan dengan lancar dan aman," ucap Dudy.

Usai bersama Dudy, giliran Erick yang mendatangi Pramono. Keduanya melakukan pertemuan tertutup sekitar satu jam. Adapun yang dibahas mengenai pembenahan fasilitas yang ada di Jakarta International Stadium (JIS).

Baca juga : Kolaborasi Pixel dan KCIC Bangun Ekosistem Media Luar Ruang

Pramono mengatakan, pembenahan fasilitas di JIS itu termasuk soal infrastruktur akomodasi di sekitar stadion. Mengingat, Erick ingin menggunakan JIS lebih rutin untuk kegiatan sepak bola.

"Saya sangat bergembira menyambut baik apa yang disampaikan oleh Ketum PSSI. Karena kalau Ketum yang Menteri BUMN ini ikut campur urusan JIS, saya yakin sarana infrastruktur menuju JIS pasti akan lebih baik. Salah satu harapan adalah infrastruktur KRL dan sebagainya," harap Pramono.

Sementara, Erick mengatakan, telah berdiskusi dengan Dudy untuk mensinkronkan pengadaan transportasi umum menuju JIS. Terlebih, Presiden Prabowo Subianto ingin pelayanan publik bisa maksimal.

"Sebagai Ketum PSSI, tentu kalender Timnas banyak sekali ya dari Juni-Juli. Ada Piala Presiden, ada juga pertandingan Timnas Senior, Kualifikasi U-17, dan pertandingan U-20 Tim Putri. Tentu nggak mungkin rumput GBK dipakai terus-menerus ya akhirnya tidak maksimal," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense