BREAKING NEWS
 

Fase Super New Moon Terjadi Hingga Awal Mei

12 Titik Di Jakarta Utara Diramal Terendam Banjir

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 24 April 2025 06:50 WIB
Seorang bocah asyik bermain di tengah genangan air, saat banjir rob di Muara Angke, Jakarta Utara, Selasa (17/12/2024). (Foto: Putu Wahyu Rama/RM.ID)

RM.id  Rakyat Merdeka - Warga pesisir di Jakarta Utara (Jakut) diimbau waspada musibah banjir. Sebab, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi akan terjadi super new moon pada akhir April hingga awal Mei 2025 yang berpotensi menyebabkan 12 titik atau wilayah terendam banjir rob.

12 wilayah itu, yakni Kamal Muara, Kapuk Muara, Penja­ringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kali Baru, Muara Angke, Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu.

“Karena, ada fase super new moon atau fase bulan perigee dan bulan baru pada 27 April 2025,” tulis akun Instagram @BPBDJakarta melansir BMKG.

Baca juga : Atletico Madrid Vs Rayo Vallecano, Peluang Atletico Juara Setipis Tisu

Seiring itu, Anggota DPRD DKI Jakarta Justin Adrian meng­ingatkan, penanganan banjir rob tidak bisa hanya bergantung pada solusi jangka pendek.

Lantaran, menurutnya, banjir rob di pesisir Jakarta adalah ancaman permanen akibat kom­binasi penurunan muka tanah, kenaikan muka air laut dan keterbatasan infrastruktur pantai.

Karena itu, lanjut Justin, program jangka panjang seperti pembangunan tanggul laut dalam kerangka National Capital Integrated Coastal Develop­ment (NCICD) sepanjang 11,2 kilometer (km), merupakan langkah strategis yang perlu diwujudkan.

Baca juga : Lakers Pake Jurus “Elo Jual, Gw Beli...”

Sekretaris Komisi E DPRD DKI ini menambahkan, DPRD DKI akan mendukung program NCICD atau tanggul laut rak­sasa, karena merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN), sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Per­pres) Nomor 12 Tahun 2025.

Namun, Justin mengingatkan, proyek ini harus dilakukan se­cara transparan dan akuntabel. Selain itu, dia meminta seluruh proses pembangunan tanggul laut dilakukan dengan mem­pertimbangkan aspek lingkungan dan sosial. “Jakarta tidak bisa lagi menunda transformasi sistem perlindungan pesisirnya. Harus bergerak cepat, tepat dan terukur,” tegasnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meng­klaim, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berhasil menangani potensi banjir rob yang kerap mengancam wilayah pesisir Jakarta.

Adsense

Baca juga : Di Saat Negara Tetangga Kesulitan, Alhamdulillah Kita Tidak Kekurangan Beras

Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari langkah-langkah persiapan yang dilakukan secara matang. Dia mencontohkan, potensi banjir rob yang diper­kirakan terjadi pada akhir Ma­ret 2025, bertepatan saat libur Lebaran.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense