Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Transformasi Digital
Kemenkomdigi Gaet Tony Blair Institute
Rabu, 23 April 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Viada Hafid mengatakan, Presiden menempatkan transformasi digital sebagai salah satu prioritas pembangunan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menjadi ujung tombak realisasi transformasi melalui berbagai kerja sama tersebut. Kehadiran TBI akan membantu pemanfaatan teknologi baru seperti kecerdasan buatan (Artificial intelligence/AI).
“Teknologi dan transformasi digital menjadi fokus utama pembahasan kami,” ujar Meutya usai menerima kunjungan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair, di Kementerian Komdigi, Jakarta, Selasa (22/4/2025).
Meutya menjelaskan, pertemuan tersebut membahas pemanfaatan teknologi baru, seperti kecerdasan buatan (AI), penguatan infrastruktur digital, serta pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor digital.
Baca juga : Saras Didukung Pengurus Dari Dalam & Luar Negeri
“Pembangunan SDM merupakan agenda penting yang penting untuk dijalankan melalui program pelatihan talenta digital,” terang Meutya.
Mantan anggota DPR ini mengatakan, Kementerian Komdigi tengah menyiapkan pelatihan untuk sembilan juta talenta digital sebagai upaya memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi digital. Menurutnya, TBI memiliki pengalaman global yang relevan untuk mendukung pengembangan kapasitas tersebut.
“Pembangunan SDM digital menjadi bagian dari pembicaraan kami. Ini termasuk hal yang akan dikaji lebih lanjut untuk potensi kolaborasi,” katanya.
Selain itu, pembahasan juga menyentuh kemungkinan kerja sama dalam mendigitalisasi penyaluran bantuan sosial (bansos).
Baca juga : 2 Paslon Ajukan Gugatan Ke MK
Isu ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo dan agenda Dewan Ekonomi Nasional (DEN) yang mendorong efektivitas dan transparansi pelayanan publik.
“Selanjutnya kami akan bertemu lagi untuk membahas prioritas dan langkah lanjutan,” ucap Meutya.
Dia menekankan, pertemuan ini masih tahap awal. Komdigi dan TBI akan merancang bentuk kerja sama lebih detail dalam pertemuan lanjutan yang melibatkan tim teknis masing-masing.
“Nantinya akan ada pertemuan lanjutan untuk merumuskan bentuk kerja sama yang lebih konkret,” tutur Meutya.
Baca juga : Pemerintah Dengarkan Aspirasi Masyarakat
Meutya juga menyampaikan, kerja sama ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam mendorong efisiensi birokrasi melalui digitalisasi layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial. Targetnya, masyarakat bisa menikmati layanan lebih cepat, murah, dan mudah dijangkau.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya