BREAKING NEWS
 

Pemprov Banten Pastikan Tak Ada Celah Titip Menitip Rekrutmen Calon Pegawai RSUD

Reporter : BOY SAKTI HAPSORO
Editor : FAQIH MUBAROK
Kamis, 1 Mei 2025 22:33 WIB
Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten Nana Supiana memastikan rekrutmen pegawai RSUD Cilograng Lebak dan Labuan Pandeglang berlangsung secara transparan dan akuntabel. Terlebih, proses rekrutmen pegawai telah menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

“Sistem CAT adalah seleksi yang menggunakan komputer untuk menilai kompetensi dasar calon pegawai, dan ini adalah sistem terbaik," kata Nana, di Serang, Banten, Kamis, (01/05/2025).

Ketua Pansel Rekrutmen Calon Pegawai RSUD Cilograng dan Labuan ini menjelaskan, sistem CAT memiliki sejumlah keunggulan. Di antaranya, obyektivitas, efisiensi, dan kecocokan dengan standar minimal kompetensi.

"Penilaian dilakukan secara otomatis oleh sistem, sehingga mengurangi potensi bias manusia atau fraud, sistem CAT memastikan bahwa semua peserta diuji berdasarkan standar minimal kompetensi yang sama," ungkapnya.

Baca juga : Pemprov Banten Komit Perkuat Iklim Usaha, Pelaku Industri Minta Proteksi

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten itu juga mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Banten mengeluarkan kebijakan afirmasi calon pegawai berdomisili sesuai dengan Kabupaten RSUD setempat.

Ini, sebagai upaya memprioritaskan calon pegawai yang berdomisili dekat dengan RSUD yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Adsense

"Tujuannya, memprioritaskan warga yang dekat RSUD," tegasnya.

Diamininya, banyak yang tidak mengetahui usai dilakukan pengumuman hasil seleksi CAT, Panitia Seleksi melaksanakan tahapan selanjutnya yaitu Verifikasi Faktual berkas. Ini, untuk memastikan berkas yang diupload apakah sesuai dengan aslinya.

Baca juga : Pengamat Puji Peran Dasco dan BG dalam Rekonsiliasi Nasional Prabowo-Megawati

Diceritakannya, sistem ini memiliki kelebihan seperti menentukan calon pegawai terpilih dengan nilai skor yang sama. Sistem CAT, dapat merangkum sejumlah komponen penilaian.

Misalnya, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dan Tes Kompetensi Bidang (TKB). Nantinya, komponen tersebut mempunyai kriteria urutan prioritas dalam hal penentuan rangking calon pegawai.

"Sesuai dengan ketentuan, nilai Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) tertinggi yang kita luluskan," katanya.

Selain itu, Nana menegaskan kelebihan menggunakan sistem CAT adalah banyaknya pihak yang terlibat atas kontrol proses seleksi. Sehingga, tidak ada celah untuk menitip calon pegawai. Seluruh mekanisme yang sudah ditempuh dalam proses seleksi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Banten untuk memberikan hasil terbaik dengan mengedepankan keterbukaan bagi masyarakat serta memperhatikan keadilan bagi peserta seleksi.

Baca juga : Pemprov DKI Cairkan THR Tenaga Kontrak Penyedia Jasa Lainnya Perorangan

"Bentuk akuntabilitas dari proses rekrutmen menggunakan sistem CAT ini adalah semua mengawasi, selain transparan diumumkan kepada publik hasil perangkingan juga diawasi oleh Internal dan eksternal BKN, jadi gak ada celah fraud dan titip menitip, karena sistem CAT sudah terkunci," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense