BREAKING NEWS
 

Rencana Pembangunan Sudah Melalui Kajian Akademis

Pulau Kucing Akan Jadi Daya Tarik Wisata Unik

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 4 Juni 2025 06:50 WIB
Objek wisata edukasi dan konservasi di Pulau Tidung Kecil, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta. (Foto: Dok. Pemkab Kepulauan Seribu)

 Sebelumnya 
Rencana ini, kata Kent, sudah melewati kajian akademis dan melibatkan tim dari kalangan profesor dan ahli di bidangnya. “Populasi burung di Jakarta ter­ancam akibat beberapa hal, antara lain limbah cair, sampah plastik dan perburuan. Bukan karena keberadaan kucing,” tuturnya.

Menurut Kent, membangun Pu­lau Kucing di Kepulauan Seribu, tidak hanya menjadi daya tarik wisata unik. Tetapi juga memberi­kan banyak manfaat dari segi so­sial, lingkungan, hingga edukasi.

Pulau Kucing, lanjut Kent, dapat menjadi suaka aman bagi kucing-kucing jalanan. Di pulau tersebut, kucing bisa hidup bebas tanpa an­caman kekerasan atau kelaparan, lalu disteril untuk mencegah populasinya berlebihan.

Baca juga : Pacar Lebih Tua, Bak Dapat Durian Runtuh

“Pulau Kucing bukan hanya menjadi surga bagi para kucing, tapi juga oase bagi manusia yang peduli dan ingin berkon­tribusi pada pelestarian hewan,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan rencana membangun Pulau Kucing di Kepulauan Seribu. Pram berharap, konsep Pulau Kucing bisa menarik wisatawan. Mirip dengan pulau-pulau di Jepang yang sudah lebih dulu dikenal dengan keberadaan kucing sebagai daya tarik.

“Jika kita memutuskan untuk memiliki Pulau Kucing seperti di Jepang, itu harus bisa men­datangkan wisatawan. Tapi yang paling penting adalah, me­mastikan kesejahteraan kucing-kucing itu,” katanya.

Baca juga : LSM yang Dibiayai Asing Mengadu Domba Politik

Rencana pembangunan Pulau Kucing ini, lanjut Pram, usulan dari Animal Defenders dan respons atas tingginya laporan mengenai kucing di aplikasi JAKI. “Banyak warga yang me­minta bantuan untuk sterilisasi kucing,” tandasnya.

Pram kemudian memanggil pihak-pihak terkait untuk mem­bahas rencana tersebut. Perte­muan tersebut juga dihadiri ahli kucing dari Universitas Brawi­jaya. “Kami juga melibatkan Bupati Kepulauan Seribu yang akan mendalami lebih lanjut rencana ini,” ujar Pram.

Namun, dia menambahkan, rencana pengembangan Pulau Kucing tidak dilakukan terburu-buru, karena harus melalui ka­jian yang mendalam. “Ini untuk tujuan jangka panjang, sehingga tak boleh setengah-setengah,” ucap mantan Anggota DPR ini.

Baca juga : Siapkan Fisik untuk Puncak Haji, Jemaah Lansia Rutin Senam dan Jalan Kaki

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu mengajukan Pulau Tidung Kecil. Wilayah ini dipilih sebagai desti­nasi wisata ramah kucing, setelah melakukan survei ke sejumlah lokasi pada April 2025. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense