Dark/Light Mode

Gelar Bekup 2025

Kemenekraf Ingin Startup Kompetitif Dan Tahan Banting

Selasa, 3 Juni 2025 07:30 WIB
Kemenekraf luncurkan BEKUP 2025. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Kementerian Ekonomi Kreatif RI).
Kemenekraf luncurkan BEKUP 2025. (Foto: Tangkapan Layar Youtube Kementerian Ekonomi Kreatif RI).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) kembali menggelar program Badan Ekonomi Kreatif for Startup atau Bekup 2025. Program ini dirancang untuk mencetak startup yang tahan banting, kompetitif dan siap bersaing di pasar global.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf) Teuku Riefky Harsya menegaskan, pertumbuhan startup di Indonesia makin pesat. Namun, bukan hanya jumlahnya yang banyak. Startup juga harus punya kualitas dan konsistensi.

“Kami ingin startup yang hadir ini berkualitas, konsisten dan bisa menghasilkan produk unggulan, tidak hanya nasional tapi juga global,” ujar Riefky saat peluncuran Bekup 2025 di Jakarta, Senin (2/6/2025).

Baca juga : Golkar Dukung Sikap Prabowo

Menteri asal Partai Demokrat ini menjelaskan, Bekup 2025 dirancang untuk dua tujuan utama. Yaitu, meningkatkan kualitas talenta digital dan mencetak perusahaan rintisan yang siap masuk pasar.

Sejak digulirkan pada 2016, program ini menjadi ujung tombak Kemenekraf dalam membina pelaku aplikasi digital agar naik kelas.

Salah satu strategi utama Bekup adalah pendampingan dari hulu ke hilir. Mulai dari pelatihan, pengembangan produk, hingga masuk ke pasar. Kemenekraf juga menggandeng swasta seperti KUMPUL. id dan Decoding Startup demi hasil yang maksimal.

Baca juga : Haji Furoda Baiknya Diawasi Pemerintah

“Kami nggak bisa kerja sendiri. Harus kolaborasi, biar startup-nya sustain dan kompetitif,” tegas Riefky.

Program ini menyediakan dua skema, yaitu inkubasi untuk startup baru dan akselerasi bagi startup yang siap naik level. Selain itu, peserta juga akan difasilitasi bertemu investor dan venture capital.

Riefky menambahkan, tantangan utama dalam membangun ekosistem startup adalah memperkuat daya saing dan ketahanan usaha. Karena itu, Bekup 2025 dirancang selama lima bulan penuh untuk mematangkan kualitas produk, strategi bisnis, dan kesiapan masuk pasar.

Baca juga : Adies Kadir: Masih Grade D, Harusnya Indonesia Grade B

Selama empat tahun terakhir, Bekup mencatat berbagai capaian. Tingkat keberhasilan startup binaan meningkat hingga 50 persen, dari sebelumnya hanya sekitar 10 persen.

Selain itu, 36,3 persen founder melaporkan kenaikan jumlah pengguna, 45 persen memperluas kemitraan bisnis dan 58 persen berhasil mengakses pendanaan pasca program.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.