BREAKING NEWS
 

Revitalisasi Beres, Tarif Park and Ride Lebak Bulus Naik

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Kamis, 5 Juni 2025 15:30 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meninjau lokasi kantong parkir Park and Ride Lebak Bulus di Jalan Lebak Bulus Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2025). (Foto: Berita Jakarta

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menaikan tarif parkir di fasilitas park and ride Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Kenaikan itu dilakukan setelah revitalisasi rampung.

"Kenaikan tarif ini dilakukan karena revitalisasi menggunakan dana investasi, dengan mempertimbangkan harga lahan parkir lainnya di sekitar kawasan ini," ujar Rano di Halte TransJakarta Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (5/6/2025). 

Rano menjelaskan bahwa revitalisasi park and ride dilakukan secara bertahap dalam dua fase, yakni penataan jangka pendek dan jangka panjang. Pada tahap awal, fasilitas akan ditambah seperti jumlah lot parkir, peneduh, toilet, sistem tiket otomatis, serta pembayaran non-tunai. 

"Untuk revitalisasi pengembangan park and ride Lebak Bulus, MRT akan melakukan penataan jangka pendek berupa penambahan jumlah lot parkir, dengan fasilitas peneduh atau kanopi dilengkapi toilet," kata Rano.

Baca juga : Revitalisasi Birokrasi Dalam Pemerintahan Pusat Dan Daerah

Nantinya, sistem pembayaran juga akan terintegrasi dengan tarif MRT Jakarta, sehingga memberikan kemudahan bagi pengguna jasa transportasi umum.

"Kemudian pengambilan karcis otomatis dan sistem pembayaran yang cashless, yang tarifnya akan terintegrasi dengan tarif MRT," lanjutnya.

Untuk jangka panjang, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merencanakan pembangunan gedung parkir vertikal yang terintegrasi dengan kawasan ritel dan hunian. Namun proyek ini membutuhkan waktu lebih lama untuk direalisasikan.

Adsense

"Penataan jangka panjang berupa gedung parkir yang disatukan dengan retail dan hunian. Tapi mungkin itu masih memerlukan waktu 3 tahun," jelasnya.

Baca juga : Penjualan Masih Minim, Insentif Mobil Listrik Akan Dievaluasi

Dalam tahap awal revitalisasi ini, tarif parkir yang sebelumnya akan diubah menjadi sistem progresif per jam. Meski begitu, Pemprov tetap menyediakan area parkir dengan tarif flat di sisi barat area Lebak Bulus.

"Misalnya, motor semula flat Rp 2.000 menjadi Rp 2.000 per jam dan maksimal Rp 10.000. Mobil semula flat Rp 5.000 menjadi Rp 5.000 per jam dan maksimal Rp 20.000. Tapi tetap ada lahan parkir flat dengan harga semula namun di sebelah barat," ujar Rano.

Menurut Rano, keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan investasi revitalisasi dan harga lahan di kawasan sekitar.

"Kenaikan tarif parkir ini dilakukan karena revitalisasi menggunakan dana investasi, dengan mempertimbangkan harga lahan parkir lainnya di sekitar kawasan ini," tambahnya.

Baca juga : Legislator PKS Tolak Legalisasi Judi, Mudaratnya Lebih Besar

Jumlah kapasitas parkir juga ditingkatkan secara signifikan. Saat ini, terdapat dua titik lokasi parkir dengan penambahan yang diklaim mencapai lebih dari 2.000 unit.

"Sekarang kita ada 2 titik poin parkir. Jumlah sebelum direvitalisasi dengan setelah direvitalisasi, peningkatannya luar biasa," kata Rano.

Revitalisasi ini juga akan ditindaklanjuti dengan pembangunan park and ride vertikal yang dirancang untuk mendukung konsep hunian massal dan ritel yang terhubung langsung dengan transportasi umum.

"Park and ride vertikal sama mass use. Nah kalau itu jadi kapasitasnya bisa lebih besar lagi," ungkap Rano.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense