RM.id Rakyat Merdeka - Dalam waktu kurang dari sepekan terjadi tiga kali kebakaran di Jakarta. Hal ini mengindikasikan sistem pencegahan musibah itu harus diperbaiki dan diperkuat.
Kebakaran pertama terjadi pada Kamis malam (5/6/2025). Api bersumber dari pabrik lilin di Jalan Keutamaan Dalam, Krukut Limo, Krukut, Tamansari, Jakarta Barat.
Sehari kemudian, tepat pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (6/6/2025), si jago merah mengamuk di Kelurahan Kapuk Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara. Lalu, Senin (9/6/2025), kebakaran melanda Vihara Lalitavistara, Cilincing, Jakarta Utara.
Tiga insiden kebakaran yang waktunya berdekatan itu, jadi sorotan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Kevin Wu. Dia menilai, Jakarta masih belum siap mencegah kebakaran. “Kejadian-kejadian itu membahayakan keselamatan dan nyawa para penduduk,” kata Kevin, Senin (9/6/2025).
Menurutnya, kebakaran di pemukiman padat penduduk, masih jadi momok di Jakarta. Hal ini menunjukkan, Jakarta belum berhasil mengambil langkah preventif yang baik untuk mencegah kebakaran.
Dia khawatir, jika kebakaran terjadi secara terus menerus, maka akan mengancam keselamatan warga. Karena itu, dia meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI untuk mengevaluasi sistem penanggulangan kebakaran.
Baca juga : MotoGP, Marc Marquez Pernah Diancam Mau Disantet
“Jakarta kembali mengalami darurat kebakaran. Pemprov DKI harus melakukan evaluasi dan memperkuat sistem penanggulangan kebakaran di semua tempat,” sarannya.
Sebagai Anggota Komisi A DPRD DKI yang salah satunya tugasnya mengawasi Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) ini, Kevin menyinggung kekurangan pos pemadam kebakaran (Damkar) di beberapa tempat.
Seperti diketahui, belum semua kelurahan di Jakarta memiliki pos Damkar. “Karena itu, pembangunannya harus segera digencarkan,” pintanya.
Baca juga : Rossa, Prihatin Vidi Aldiano Digugat 24,5 Miliar
Kevin juga meminta agar Alat Pemadam Api Ringan (APAR) didistribusikan ke setiap Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) untuk meningkatkan kapasitas dan kecepatan respons warga dalam menghadapi kebakaran.
“Hal itu memungkinkan warga bergerak lebih cepat memadamkan api dari sumbernya, sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya,” tandas Kevin.
Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung turun langsung memastikan korban kebakaran di Kapuk Muara tertangani dengan baik. “Saya sudah berkoordinasi dari kemarin dengan Wali Kota. Hari ini seluruh Dinas yang ada di Balai Kota all out,” katanya saat meninjau lokasi, Minggu (8/6/2025).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.