Sebelumnya
Pemeriksaan dilakukan berdasarkan sampel beras kemasan dari berbagai daerah, yang sebelumnya dikumpulkan Satgas Pangan.
PT Food Station Tjipinang Jaya dimintai keterangan untuk produk seperti Alfamidi Setra Pulen dan Setra Ramos.
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Karyawan Gunarso mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan tim internal, sebelum memberikan tanggapan.
Baca juga : Violentina Kaif, Segera Lepas Status Janda
Menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Hasudungan Sidabalok, pengujian terhadap 50 sampel beras dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), masih dilakukan otoritas yang kompeten mengenai keamanan pangan. Hal ini dilakukan demi melindungi masyarakat dari potensi peredaran pangan bermutu rendah.
Untuk subsidi program pangan murah, menurut Hasudungan, beras yang digunakan telah lolos uji laboratorium dan sesuai standar mutu beras premium.
Dinas KPKP menggunakan beras merk Setra Pulen dan Setra Ramos yang diproduksi PT Food Station (FS) untuk kegiatan pangan murah bagi masyarakat tertentu, atau Program Pangan Bersubsidi.
Baca juga : Capres Minimal Harus Sarjana Ditolak MK
Dinas KPKP juga menekankan bahwa pengujian mutu terhadap beras subsidi dilakukan secara berkala, minimal tiga kali dalam setahun, guna menjamin kualitas beras yang didistribusikan kepada masyarakat.
Dinas KPKP, lanjut Hasudungan, melakukan pengambilan sampel beras di gudang Food Station dan melakukan pengujian di laboratorium terakreditasi, yakni Lab Saraswanti dan Lab Dinas KPKP untuk memastikan kesesuaian mutunya.
Pada 2025, menurutnya, pengambilan dan pengujian sampel telah dilakukan sebanyak dua kali di Gudang Food Station.
Baca juga : Lawan Saudi dan Irak di Putaran Empat Piala Dunia, Garuda Tidak Gentar
“Hasil pengujian menunjukkan bahwa beras subsidi itu memenuhi standar mutu beras premium,” klaimnya. [DRS/RAA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.