BREAKING NEWS
 

Orangtua Keluhkan Sistem Zonasi Penerima Siswa

Rumah Dekat Sekolah Negeri, Anak Tak Lolos

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 27 Agustus 2025 06:50 WIB
Anggota Pansus Penyelenggaraan Pendidikan Imamuddin. (Foto: Instagram/sahabat_imamuddin)

 Sebelumnya 
Sebab, banyak yang menge­luh, rumahnya nempel dengan sekolah, namun karena alamat RT/RW-nya tidak sama dengan sekolah, akhirnya terlempar dari Jalur Zonasi. “Jika sistemnya masih tetap berbasis RT, RW, atau kelurahan, polemik dan keluhan warga seperti ini akan terus terjadi,” tandas politisi Par­tai Keadilan Sejahtera (PKS) ini

Kepala Disdik DKI Jakarta Nahdiana menyampaikan, proses seleksi SPMB dilaksanakan dengan prinsip objektivitas, transparansi, akuntabilitas, keadilan, dan tanpa diskriminasi sesuai Keputusan Gubernur Nomor 414 Tahun 2025 tentang Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru (PMB).

“Adapun ketentuan Calon Mu­rid Baru yang dapat mengikuti PMB, adalah penduduk berdomisili Jakarta, dibuktikan dengan Kartu Keluarga yang dikeluarkan oleh Dinas Kependudukan dan Pen­catatan Sipil DKI,” urainya.

Baca juga : Belum Panas, Inter Hajar Torino

Nahdiana menjelaskan, pelak­sanaan PMB dilakukan secara daring untuk jenjang Sekolah Dasar Negeri (SDN), Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN), Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN), dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN).

Sedangkan untuk jenjang Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Negeri (SPAUDN), Sanggar Ke­giatan Belajar (SKB), dan Seko­lah Luar Biasa Negeri (SLBN) dilaksanakan secara luring.

Dia membeberkan, pada tahun aja­ran 2025/2026, total daya tampung jenjang SDN 98.019 murid baru, SMPN 72.749 peserta didik baru, SMAN 30.105 murid baru, SMKN 19.914 murid baru, SPAUDN 5.990 murid baru, SLBN 920 murid baru, dan SKB 3.052 murid baru.

Baca juga : MotoGP, Yamaha Tes Mesin Baru Di San Marino

Nahdiana menambahkan, pada 2025, Disdik juga melak­sanakan PMB Bersama, meli­batkan 138 SMP swasta, dengan daya tampung 1.626 murid baru, 121 SMA swasta dengan daya tampung 1.761 murid baru, dan 145 SMK swasta dengan daya tampung 2.785 murid baru.

Seperti tahun sebelumnya, SPMB 2025 dibagi dalam sejum­lah jalur. Pertama, Jalur Prestasi: memberikan apresiasi terhadap calon murid baru yang telah menunjukkan prestasi akademik maupun prestasi non-akademik.

Kedua, Jalur Afirmasi: mem­berikan kesempatan yang lebih besar bagi calon murid baru dari keluarga tidak mampu, untuk mengakses pendidikan yang ber­mutu. Ketiga, Jalur Domisili/Zonasi: memberikan kesempatan bagi calon murid baru yang berdomisili di dalam wilayah zonasi yang telah ditetapkan, dengan prinsip mendekatkan calon murid baru dengan sekolah, serta memperhatikan sebaran sekolah, data sebaran domisili calon murid baru, dan daya tampung sekolah.

Baca juga : Dearly Joshua, Liburan Bareng Ari Lasso Di Bali

Keempat, Jalur Mutasi: mem­berikan prioritas kesempatan untuk anak dari keluarga yang orangtuanya pindah tugas, dan bagi anak guru/tenaga kependidikan yang ingin bersekolah di tempat orang tuanya bertugas. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense