BREAKING NEWS
 

Stok Berlimpah Jelang Nataru, Masyarakat Nggak Usah Beli Pangan Berlebihan

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 15 Desember 2025 06:25 WIB
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati. (Foto: Instagram/dkpkp.jakarta)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi Daerah (Pemprov) DKI Jakarta memastikan stok kebutuhan pangan aman menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Masyarakat tidak perlu khawatir, apalagi sampai panic buying atau membeli bahan pangan berlebihan.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Suharini Eliawati menegaskan, stok pangan strategis cukup hingga Januari 2026. Hal itu diketahui berkat pemantauan intensif dan penguatan koordinasi lintas lembaga. 

Dia menyampaikan, 98 persen kebutuhan pangan Jakarta berasal dari luar daerah, sehingga Pemprov DKI melengkapi perangkat kerja dengan dua pilar utama. Pertama, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan seperti Dharma Jaya, Food Station dan Pasar Jaya yang berperan sebagai distributor dan penyedia stok. 

Baca juga : AS Roma Vs Como, Menantang Dominasi Elite

Kedua, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) yang tergabung dalam Satgas Pangan. 

“Melalui pertemuan rutin setiap Kamis, kondisi stok dan distribusi pangan dipantau secara berkala,” kata Eli, sapaan akrab Suharini Eliawati, Jumat (12/12/2025). 

Adsense

Eli menyampaikan, seluruh kebutuhan pangan strategis, seperti beras, daging, dan komoditas pokok lain, telah dihitung secara cermat oleh dinas teknis dan dipenuhi BUMD. Dari hasil monitoring, seluruh komoditas untuk menghadapi Nataru, dalam kondisi aman. 

Baca juga : Presiden Disambut Peluk dan Tangisan Korban Bencana

“Potensi kenaikan harga senantiasa dalam pemantauan Langkah-langkah antisipasi terus dilakukan,” ujarnya. 

Eli menjelaskan, Pemprov DKI menjalankan sejumlah langkah konkret untuk mencegah panic buying. Mulai dari memperkuat kerja sama antardaerah, menggelar Gerakan Pangan Murah setiap hari, hingga menghadirkan program pangan subsidi bagi masyarakat tertentu. 

Dia menjelaskan, dengan harga Rp 126.000, penerima manfaat dapat memperoleh paket pangan berisi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, serta susu. 

Baca juga : Pembalakan Liar Mulai Ditertibkan

Program ini diberikan kepada pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP), penghuni rusun, pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan beberapa komunitas lainnya. 

Eli menambahkan, dengan sekitar satu juta penerima manfaat, Pemprov berharap, bantuan ini mampu menjaga stabilitas konsumsi dan daya beli masyarakat. “Memang terjadi lonjakan kebutuhan karena Nataru. Tapi masyarakat jangan panic buying karena stok aman,” tandasnya. 

Siap Tambah Stok Daging 

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman memastikan, ketersediaan daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Nataru, dalam kondisi aman. Bahkan, stok daging siap ditingkatkan apabila terjadi lonjakan permintaan dari warga Jakarta. [DRS]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense