Dark/Light Mode

AS Roma Vs Como, Menantang Dominasi Elite

Senin, 15 Desember 2025 06:20 WIB
Bersama Como, Roma ikut meramaikan papan atas Serie A. (Foto: Instagram/officialasroma)
Bersama Como, Roma ikut meramaikan papan atas Serie A. (Foto: Instagram/officialasroma)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kekurangan Roma dalam aspek penyerangan tertutupi oleh benteng yang rapat. Mereka akan diuji Como yang konsisten bermain terbuka.

Dua tim yang berambisi menyelinap ke empat besar Serie A akan saling berhadapan di Stadio Olimpico, Italia, besok pukul 02.45 WIB. AS Roma menjamu Como dalam laga krusial yang dapat memengaruhi peta persaingan tiket Liga Champions di Serie A. 

Baca juga : Presiden Disambut Peluk dan Tangisan Korban Bencana

Kedua klub sama-sama berusaha menantang dominasi tim elit Italia, dimana Roma saat ini hanya unggul tiga poin atas Como. Setelah sempat memuncaki klasemen pada akhir November, performa Roma justru menurun. Dua kekalahan beruntun tanpa mencetak gol menjadi alarm serius, terutama akibat krisis penyerang yang kian terasa. Kekalahan 0-1 dari Napoli di Olimpico disusul hasil serupa saat bertandang ke markas Cagliari. 

Di antara tim papan atas, skuad asuhan Gian Piero Gasperini menjadi yang paling minim gol. Hingga jelang laga ini, Roma baru mencetak 15 gol, dengan hanya tujuh gol di kandang, catatan terendah di paruh atas klasemen. Cedera dan penurunan performa yang dialami Artem Dovbyk, Paulo Dybala, dan Evan Ferguson membuat lini depan Roma tumpul. Namun, solidnya pertahanan tetap menjaga peluang mereka finis empat besar. 

Baca juga : Pembalakan Liar Mulai Ditertibkan

Meski sejarah berpihak pada Roma, Como hanya sekali menang dari 13 laga tandang Serie A di Olimpico, klub yang dimiliki Djarum Grup itu bukan tanpa ancaman. Sejak promosi musim lalu, Como mencatat awal terbaik sepanjang sejarah klub, mengoleksi 24 poin dari 14 pertandingan. 

Bahkan, mereka sempat berada di atas Lazio dan Juventus serta tak terkalahkan sejak Agustus, sebelum akhirnya dihentikan Inter Milan. Pekan lalu, Como dipaksa menyerah 0-4, sekaligus menandai kekalahan pertama mereka dengan selisih lebih dari satu gol musim ini. 

Baca juga : Pramono Ungkap Kondisi Jakarta: Orang Kaya Banyak, Jumlah Yang Miskin Masih Tinggi

Hasil tersebut membuat Como tertinggal tiga poin dari Roma dalam persaingan ketat menuju kompetisi Eropa. Pelatih muda Cesc Fabregas kini ditantang adu taktik melawan Gasperini, yang dikenal sebagai maestro strategi. Di bawah Fabregas, Como mencatat penguasaan bola rata-rata di atas 60 persen, termasuk saat mencoba bermain terbuka melawan Inter. Menarik untuk melihat apakah pendekatan itu efektif menghadapi Roma yang terorganisasi dan disiplin. [JON]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.