BREAKING NEWS
 

Perayaan Di Jakarta Digelar Sederhana, Sampah Malam Tahun Baru Menurun Drastis

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Senin, 5 Januari 2026 06:25 WIB
Pasukan Orange Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta melakukan pembersihan sampah usai perayaan malam Tahun Baru 2026. (Foto: Instagram/dinaslhdki)

RM.id  Rakyat Merdeka - Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta yang diselenggarakan sederhana memberikan dampak positif terhadap lingkungan. Volume sampah sisa perayaan pergantian tahun menurun cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyelenggarakan perayaan Malam Tahun Baru sederhana di Ibu Kota sebagai bentuk empati terhadap daerah alami bencana alam seperti Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Jakarta mengisi momen malam Tahun Baru dengan doa bersama dan tanpa pesta kembang api. 

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat, timbulan sampah sisa perayaan Malam Tahun Baru sebanyak 415 meter kubik, atau setara 91,41 ton. 

Baca juga : Arsenal Lebih Hebat Dari ‘The Invincibles’

Namun, berkat kesederhanaan acara, angka tersebut menurun signifikan dibandingkan perayaan Tahun Baru 2025 yang sampahnya mencapai 132 ton. 

“Kami kerahkan ribuan petugas kebersihan, dengan dukungan armada pengangkut sampah yang memadai, agar Jakarta kembali bersih sebelum aktivitas warga dimulai. Menjelang subuh, tuntas semua,” ujar Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto, Jumat (2/1/2026). 

Penanganan sampah dilakukan di berbagai titik utama pusat pera yaan malam Tahun Baru. Mulai dari kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jalan SudirmanMH Thamrin dan sekitarnya, Sarinah, Dukuh Atas, Semanggi, kawasan SCBD dan Bursa Efek Indonesia, Monas dan seluruh Jalan Medan Merdeka, Patung Pemuda Membangun, Lapangan Banteng, hingga kawasan Masjid Istiqlal dan sekitarnya. 

Baca juga : Jelang Malaysia Open 2026, Putri KW Ngaku Deg-degan

Asep menjelaskan, proses pem bersihan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi sejak malam hingga dini hari. Hujan ringan menyebabkan sebagian besar sampah harus dibersihkan secara manual, menggunakan sapu dan pengki. Kondisi basah membuat sampah menempel di permukaan jalan, serta menambah berat timbulan. 

Meski demikian, menurut Asep, terjadi penurunan signifikan jumlah sampah pada malam Tahun Baru 2026 dibandingkan malam Tahun Baru 2025. 

Penurunan itu, katanya, tidak terlepas dari imbauan Gubernur Jakarta Pramono Anung agar tidak menyalakan kembang api, serta konsep perayaan yang lebih sederhana. 

Adsense

Baca juga : Aceh Tamiang Listrik Nyala BBM Lancar

Perayaan Tahun Baru 2026 di Jakarta digelar dengan pendekatan reflektif, melalui doa bersama, sebagai bentuk empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense