Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Sejauh ini, statistik pasukan Mikel Arteta lebih mentereng dari skuad legendarisnya Arsene Wenger. Namun, mereka harus memenangkan setidaknya 42 poin lagi untuk menyamai para legenda.
Arsenal melibas Bournemouth 3-2 dan kini unggul enam poin di puncak klasemen Liga Primer.
Kemenangan ini membuat statistik pasukan Mikel Arteta lebih mentereng dibanding skuad legendaris ‘The Invincibles’ pada musim 2003/2004, sekaligus menjaga asa meraih gelar liga pertama dalam 22 tahun terakhir.
Baca juga : Jelang Malaysia Open 2026, Putri KW Ngaku Deg-degan
Kredibilitas Arsenal sebagai calon juara diuji setelah kesalahan awal Gabriel Magalhaes membiarkan penyerang Bournemouth, Evanilson, mencetak gol pembuka pada menit kesepuluh. Namun, bek Brazil itu dengan cepat menebus kesalahan, melesakkan gol penyeimbang dari kemelut di depan gawang hanya enam menit kemudian.
Declan Rice, yang kembali dari cedera lutut, mencetak gol pertamanya malam itu pada menit ke-54 dan melengkapi brace (dua gol) Liga Primer pertamanya pada menit ke71. Gol jarak jauh spektakuler dari pemain pengganti Bournemouth Eli Junior Kroupi pada menit ke-76 membuat akhir pertandingan menjadi menegangkan, tapi Arsenal bertahan untuk mengamankan tiga poin penuh.
Pada tahap musim ini, The Gunners tampil sangat baik dibandingkan dengan tim Invincible (tak terkalahkan) mereka lebih dari dua dekade lalu. Mereka meraih dua poin lebih banyak pada tahap yang sama, mencetak empat gol lebih banyak, dan hanya kebobolan satu gol lebih banyak.
Baca juga : Aceh Tamiang Listrik Nyala BBM Lancar
“Laga ini sangat penting, jadwalnya gila, pertandingan datang padat dan cepat. Kami harus menjaga mentalitas yang benar. Semoga terus berlanjut,” ujar Rice.
Tidak diragukan lagi generasi bintang Arsenal saat ini memiliki kemampuan untuk menyamai para legenda yang mengangkat gelar Liga Primer pada 2004, meski mereka telah kalah dua pertandingan musim ini.
Namun, untuk mengimbangi statistik kunci lainnya, mereka harus memenangkan setidaknya 42 poin lagi dari 18 pertandingan tersisa (meraih rata-rata 2,3 poin per pertandingan). Pertahanan mereka harus tetap sangat rapat dan hanya boleh kebobolan 12 kali lagi untuk menyamai pencapaian tim juara asuhan Arsene Wenger.
Baca juga : Stok Awal 12,5 Juta Ton, Stop Impor Beras Lanjut Di 2026
Mereka akan melanjutkan perburuan gelar dengan bentrokan kandang melawan juara bertahan Liverpool pada Jumat (9/1/2026) dini hari WIB mendatang. [JON]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya