BREAKING NEWS
 

Disdik: PJJ Demi Keselamatan Dan Kesehatan Peserta Didik

Buntut Cuaca Ekstrem, Siswa DKI Belajar Online

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 24 Januari 2026 06:25 WIB
Truk melintasi banjir di Jalan Daan Mogot, Jakarta, Jumat (23/1/2026). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyikapi cuaca ekstrem yang tengah melanda Ibu Kota, hingga 28 Januari 2026. Langkah ini diambil untuk menjaga kesehatan dan keselamatan siswa.

Hujan mengguyur Kampung Muara Bahari, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (23/1/2026) pagi. Langit hitam menggelayut di atasnya. Angin berhembus kencang. Pohon-pohon besar di tepi jalan bergoyang-goyang. Goyang ke kanan, ke kiri, ke depan, ke belakang. 

Di dalam sebuah rumah sederhana berkelir krem, dua anak, bernama Muhammad Fakhri Al-Kamil dan Muhammad Sultan Fawaz, melihat wajah guru mereka yang teduh di layar handphone (HP) masing-masing. 

Baca juga : Manchester City Vs Wolves, Wajib Menang Di Etihad Stadium

Kakak beradik ini adalah siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al-Amanah, Sunter, Jakarta Utara, yang sedang mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau online dari guru mereka. 

Fakhri dan Sultan menggunakan HP ayah mereka. Sang ayah kebetulan ada di rumah karena bekerja di sebuah perusahaan yang menerapkan kerja secara online atau Work From Anywhere (WFA).

Didampingi ayahnya, Sultan yang merupakan siswa kelas 1 SD, kemudian membuat video senam. Selanjutnya, Sultan mengerjakan tugas Pendidikan Lingkungan dan Budaya Jakarta (PLBJ), sesuai arahan gurunya. 

Baca juga : Tekuk Unggulan Prancis, Jafar/Felisha Go Semifinal

Begitu kelar, Sultan mengumpulkan bukti video pengerjaan dua tugas tersebut kepada gurunya secara online. 

Sang kakak, Fakhri yang merupakan siswa kelas 4 SD juga mengumpulkan video senam. Lalu, dia mengerjakan tugas Lembar Kerja Siswa (LKS) mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS). Begitu kelar, Fakhri juga menyerahkan bukti pengerjaan tugas itu, secara online kepada sang guru. 

Hari beranjak siang, PJJ selesai. Awan hitam masih menggelayut di atas Tanjung Priok. Angin kencang masih menggoyang-goyang pohon-pohon di pinggir jalan. Hujan masih mengguyur rumah Sultan dan Fakhri. 

Adsense

Baca juga : Presiden Banggakan Danantara di WEF

Sejurus kemudian, Sultan dan Fakhri menyerahkan dua HP itu kepada ayah mereka. Kali ini, giliran sang ayah yang memakai HP itu untuk bekerja secara online. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense