RM.id Rakyat Merdeka - Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta gaspol alias mempercepat pengerukan Kali Cakung Lama memberikan harapan terhadap warga setempat, pemukiman mereka tidak kebanjiran lagi. Sebab, mereka yakin kini alami kebanjiran, dampak pendangkalan kali tersebut.
Pemprov DKI melakukan pengerukan di Kali Cakung Lama di segmen Rawa Indah, Jalan Lestari VII, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (27/1/2026).
Pagi itu, di sekitar lokasi pengerukan, genangan air berwarna cokelat keruh merendam jalan dan rumah warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari semata kaki hingga sepinggang orang dewasa.
Baca juga : Emil Audero Ditimpuk Flare, Kemenangan Inter Milan Ternodai Oknum Suporter
Di bagian yang hanya semata kaki, sejumlah sepeda motor melintas perlahan, melewati air yang meluap dari Kali Cakung Lama. Perputaran roda-roda motor itu menimbulkan gelombang kecil yang menerpa kaki reporter Rakyat Merdeka.
Pada saat yang bersamaan, dua unit ekskavator berkelir biru, sudah berada di badan air Kali Cakung Lama untuk mengeruk lumpur. Oleh operator ekskavator, lumpur itu dioper ke sebuah truk tiga perempat yang bisa masuk ke jalan kecil di tepi kali.
Setelah baknya sudah penuh lumpur, truk kecil berlogo Pemprov DKI ini, mesinnya dihidupkan sang sopir. Lantas, sopir itu mengendarai truk biru ini, me ninggalkan tepi Kali Cakung Lama yang belepotan lumpur.
Baca juga : Kejuaraan Asia Beregu 2026, Anthony Ginting Ditunjuk Jadi Kapten Tim Putra
Kemudian, giliran truk lainnya nongkrong di lokasi pengerukan, untuk menampung lumpur dan sampah yang menyumbat aliran air nan keruh, di dekat permukiman padat rumah atau padat penduduk ini.
Di dekat lokasi pengerukan itu, warga setempat, Aisyah (75) bercerita, rumahnya kerap terendam banjir karena luapan air dari Kali Cakung Lama pada Januari 2026. “Banjir sudah datang sejak minggu pertama Januari.
Banjir pertama sedengkul, naik lagi, naik lagi. Kemarin, banjirnya sampai sepuser saya. Keluarga saya dan para tetangga mengungsi tiga hari,” katanya.
Baca juga : Hari Ini Pasar Saham Cerah dan Bergairah
Menurut Aisyah, sebelumnya banjir di lokasi ini tidak sesering sekarang. Selain itu, banjir pada Januari 2026, surutnya lama. “Eh, begitu surut pada sore hari, malamnya banjir lagi,” tutur Aisyah.
Aisyah sangat berharap, pengerukan Kali Cakung Lama bisa mengatasi, atau setidaknya meminimalisir dampak banjir di tempat tinggalnya dan lokasilokasi lain di Jakarta Utara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.