BREAKING NEWS
 

Pemprov DKI Batasi Operasional RDF Rorotan Jakarta Utara

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Selasa, 3 Februari 2026 11:33 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membatasi kapasitas operasional sementara demi mengurangi dampak lingkungan yang dirasakan masyarakat sekitar. 

“Memang ketika kapasitasnya 750 ton per hari itu tidak ada bau. Tapi begitu dinaikkan sampai dengan 1.000 sebagian kecil ada bau," ujar Pramono di kawasan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta  Barat, Selasa (3/2/2026). 

Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta menegaskan bahwa sumber utama bau bukan berasal dari proses pengolahan di fasilitas Rorotan, melainkan dari tahap distribusi atau pengangkutan sampah. 

Baca juga : DLH DKI: Operasional RDF Plant Rorotan Terbatas, 5 Hari Dalam Seminggu

“Tapi persoalan bau yang utama sebenarnya adalah di pengangkutan. Karena air lindinya (cairan) yang tercecer ke mana-mana. Sehingga dengan demikian kemarin kami sudah rapat secara khusus," jelasnya.

Adsense

Pramono secara langsung menginstruksikan agar proses commissioning atau uji operasional fasilitas Rorotan dibatasi. Selain itu, ia juga meminta penggunaan armada pengangkut yang lebih layak. 

“Saya sudah minta sementara ini untuk commissioning-nya tidak lebih dari 750 ton per hari dan digunakan dump truck yang baru,” tegasnya.

Baca juga : Kinerja Kilang Pertamina Internasional 2025: Olah 330 Juta Barel Minyak

Untuk mendukung kebijakan tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta telah menyiapkan armada baru berupa truk kompaktor guna meminimalkan tumpahan air lindi saat pengangkutan. 

“Karena secara khusus Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas LH membuat, menambah truk kompaktor yang baru, yang diproduksi tahun 2025,” ujar Pramono.

Pramono berharap langkah penggunaan armada baru ini dapat menjadi solusi cepat dalam mengatasi keluhan bau sampah, sembari menyiapkan perbaikan sistem pengelolaan secara menyeluruh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense