BREAKING NEWS
 

Pramono Pastikan Rusun Milik Pemprov DKI Tidak Pake Asap Seng

Reporter : FATIMAH AZ ZAHRA
Editor : MARULA SARDI
Rabu, 4 Februari 2026 15:59 WIB
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan agar seluruh rumah susun (rusun) maupun rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tidak lagi menggunakan atap seng. 

“Jadi hal yang berkaitan dengan gentengisasi, tentunya yang pertama DKI Jakarta akan menindaklanjuti apa yang menjadi arahan Bapak Presiden," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026). 

Kebijakan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan Jakarta sebagai ibu kota yang terus berupaya meningkatkan kualitas hunian dan estetika bangunan. 

Baca juga : Prabowo Undang Mantan Menlu, Mantan Wamenlu, Komisi I DPR dan Pakar HI ke Istana

“Karena memang bagi Jakarta juga lebih baiklah. Dan memang di Jakarta yang memanfaatkan seng itu sebenarnya tidak terlalu banyak," katanya. 

Adsense

Larangan penggunaan atap seng ini secara khusus diberlakukan untuk pembangunan rusun baru dan rumah baru yang dibiayai oleh Pemprov Jakarta. 

“Nah, saya akan memerintahkan untuk rumah-rumah susun baru atau rumah-rumah baru yang dibangun oleh Pemerintah DKI Jakarta udah nggak boleh lagi pakai seng," tutur Pramono. 

Baca juga : Pramono Pastikan Pasokan Pangan Jakarta Aman Jelang Puasa Meski Cuaca Buruk

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menginginkan adanya gerakan nasional penggantian atap seng menjadi genting berbahan tanah liat atau "gentengisasi" sebagai bagian dari upaya memperindah wajah Indonesia.

"Saya ingin semua atap Indonesia pakai genteng. Jadi nanti ini gerakannya adalah gerakan, proyeknya adalah gentengisasi seluruh Indonesia," ujar Prabowo.

Gagasan proyek gentengisasi nasional ini, kata Prabowo, akan melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) sebagai ujung tombak produksi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense