BREAKING NEWS
 

Warga Cengkareng Terpaksa Ngungsi Di Masjid

Atasi Banjir, Cepat Keruk Dan Normalisasi Sungai

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Sabtu, 7 Februari 2026 06:25 WIB
Pengerukan Kali Sepak, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (26/1/2026). (Foto: Fatimah Az Zahra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengeruk dan menormalisasi sejumlah kali di Ibu Kota. Langkah itu diharapkan lebih cepat dan dilakukan menyeluruh, terutama kali yang mengalami pendangkalan sehingga menyebabkan warga kebanjiran.

Warga yang terdampak banjir di wilayah Cengkareng, Jakarta Barat misalnya, memadati posko pengungsi di Masjid Jami’ Baitul Rahman. 

Di sekitar masjid ini, banjirnya tidak terlalu parah. Hanya sekitar setinggi betis orang dewasa. Sehingga, lantai dua masjid ini masih bisa dijadikan tempat mengungsi. 

Lantai atas masjid ini, dialihfungsikan menjadi tempat istirahat bagi warga yang rumahnya kebanjiran. Para pengungsi, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia (lansia), ramai-ramai beristirahat menggunakan alas seadanya. 

Baca juga : Spurs Ditantang Hentikan MU

Sesekali, datang bantuan, antara lain makanan siap saji. Makanan itu didistribusikan kepada pengungsi di masjid ini, maupun warga yang masih bertahan di rumahnya yang kebanjiran. 

Ada pula pedagang kelontong yang tetap membuka lapaknya di dekat masjid. Beberapa pengungsi menyempatkan berbelanja dan pulang ke rumahnya untuk memasak, dengan alasan, tempat kompornya belum terendam banjir. Demikian laporan reporter Rakyat Merdeka dari lokasi pengungsian ini, Sabtu (24/1/2026). 

Kendati situasi di pengungsian dan lokasi lainnya di Jakarta secara umum masih terkendali, para anggota DPRD DKI mendorong Pemprov DKI terus berupaya mengatasi banjir. 

Adsense

Pemprov DKI pun berupaya meminimalisir sejumlah wilayah yang kerap kebanjiran. Di Jakarta Barat, Pemprov DKI mengeruk Kali Sepak dan akan membangun waduk di kawasan Bendung Polor, Kali Angke. 

Baca juga : Shenina Cinnamon, Ultah Bareng Suami Romantis Dan Intimate

Di Jakarta Utara, Pemprov DKI mengeruk Kali Cakung Lama, Rawa Indah, Cilincing. Di Jakarta Timur, Pemprov melakukan pembebasan lahan secara bertahap untuk normalisasi Kali Ciliwung. 

Ketua Komisi D DPRD DKI Yuke Yurike mendukung penuh upaya Pemprov dalam menangani banjir. Terutama, normalisasi Sungai Ciliwung. “Jika Ciliwung tuntas, minimal 40 persen permasalahan banjir di Jakarta akan teratasi, lalu dapat dilanjutkan ke sungai-sungai lainnya,” katanya, Kamis (29/1/2026). 

Meski demikian, Yuke mengingatkan Pemprov DKI agar penanganan banjir bersifat menyeluruh. “Tidak parsial,” tandas politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini. 

Yuke mengakui, Pemprov DKI telah membangun infrastruktur pengendalian banjir secara masif. Mulai dari drainase mikro, waduk, polder, hingga tanggul pantai. 

Baca juga : Ester Bawa Tim Putri Melesat Ke Semifinal

Namun, lanjut dia, tantangan di lapangan masih cukup besar. Sebab, Jakarta memiliki 13 aliran sungai dengan berbagai persoalan yang belum sepenuhnya tertangani. Seperti, pendangkalan sungai di kawasan permukiman padat penduduk, sehingga alat berat sulit menjangkaunya. “Bahkan, ada alat berat yang tidak bisa masuk,” ujarnya. 

Karena itu, Yuke mendorong Pemprov DKI mencari solusi alternatif. Termasuk, penggunaan alat pengerukan yang lebih fleksibel. Sehingga, dapat menangani pendangkalan sungai secara berkala. “Tanpa harus menunggu kondisi semakin parah,” ujarnya. 

Selain aspek teknis, Yuke bilang, harus ada penataan ruang yang lebih tegas. Hingga kini, masih banyak bangunan yang berdiri terlalu dekat, bahkan di atas saluran air. Kondisi itu memperparah banjir. 

Dengan pembenahan infrastruktur yang konsisten dan terintegrasi, harap Yuke, pengendalian banjir di Jakarta tidak hanya bersifat reaktif. Namun, mampu memberikan solusi jangka panjang bagi masyarakat. “Itu juga harus kita perhatikan betul,” pesannya. [DRS/RAA]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense