RM.id Rakyat Merdeka - Gelombang aksi unjuk rasa kembali berlangsung di sejumlah titik di Jakarta dalam beberapa hari terakhir. Pada Jumat (19/6/2026), sedikitnya lima aksi demonstrasi digelar di berbagai kawasan strategis ibu kota, mulai dari kawasan Monumen Nasional (Monas) hingga Gedung DPR/MPR RI.
Menyikapi rangkaian aksi yang terus berlangsung, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengimbau seluruh peserta aksi untuk menjaga ketertiban dan tidak merusak fasilitas umum.
Baca juga : Hari Pertama Amazing Toy Show Jakarta 2026 Langsung Diserbu Ribuan Pengunjung
"Jadi, seperti yang saya sampaikan, yang paling penting apa, ungkapan untuk ekspresi ini jangan kemudian merusak fasilitas umum," kata Pramono di kawasan , Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).
Lebih lanjut, Pramono mengaku secara khusus meminta seluruh kelompok masyarakat yang akan maupun sedang menggelar aksi di Jakarta untuk tetap mengedepankan sikap tertib, damai, dan bertanggung jawab selama menyampaikan aspirasi.
Baca juga : Bertambah, Sony Sonjaya Bongkar Ada 41 Nama Terkait Permintaan Titik SPPG
"Karena fasilitas umum itu milik bersama. Sehingga dengan demikian saya betul-betul mengimbau, meminta, siapa pun yang melakukan unjuk rasa di Jakarta jangan merusak fasilitas umum," ujar Pramono.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya intensitas aksi demonstrasi yang digelar berbagai kelompok masyarakat di Jakarta.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.