BREAKING NEWS
 

Ditabrak Truk Pembawa Alat Berat

JPO Rusak Berat, Lalin Di Gatsu Macet Parah

Reporter : DEDE ISWADI IDRIS
Editor : DAUD FADILLAH
Rabu, 15 Juli 2026 06:25 WIB
Truk pengangkut alat berat tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026). (Foto: M Qori Haliana/RM.id)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sebuah truk membawa alat berat (crane), bernasib naas saat melintas di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Truk itu tersangkut Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Musibah ini menyebabkan kemacetan parah di kawasan sekitarnya. 

Akibat musibah itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menutup jalan Tendean untuk melakukan pembongkaran JPO dan melindungi keselamatan masyarakat. 

Salah satu dampaknya, arus lalu lintas (lalin) di Jalan Gatot Subroto dari arah Pancoran menuju Semanggi mengalami kemacetan panjang. Dishub mengerahkan 30 petugas untuk melakukan pengaturan lalu lintas di kawasan Tendean. 

Videografer Rakyat Merdeka melaporkan dari lokasi kejadian mengenai peristiwa ini. Dalam video-video itu tampak sangat jelas, tiang JPO ini sampai tercerabut (terangkat) dari fondasinya. Sehingga, JPO ini tidak bisa digunakan. 

Tampak sebuah truk pengangkut alat berat terhenti di tengah jalan. Karena, alat berat berwarna kuning yang dibawa truk itu, tersangkut di bagian atas JPO tersebut. 

Tampak sejumlah petugas Dishub mengatur lalu lintas di sekitar truk berwarna oranye yang tersangkut JPO ini. Banyak warga yang “menonton” truk itu. Tapi, ada pula yang cuek. 

Baca juga : Usul 64 Tim Di Piala Dunia 2030, Bos UEFA Damprat Bos FIFA

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan Bernad Octavianus Pasaribu mengatakan, pihaknya telah menyiagakan puluhan personel di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, selama proses penanganan berlangsung. 

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan untuk penanganan di lokasi,” ujar Bernad, Selasa (14/7/2026). 

Sebanyak 30 petugas Dishub ditempatkan di empat lokasi utama. Yakni di titik kejadian -Jalan Kapten Tendean, kawasan underpass Mampang, flyover Mampang, serta traffic light Pasar Santa. 

“Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan saat kendaraan berat mulai melakukan proses evakuasi dan pembongkaran JPO,” jelasnya. 

Adsense

Hasil asesmen yang dilakukan Dinas Bina Marga Jakarta Selatan menunjukkan, JPO mengalami kerusakan berat, terutama pada bagian fondasi tiang penyangga. 

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan Rifki Rismal menjelaskan, pembongkaran JPO dilaksanakan setelah jam sibuk pagi hari selesai, agar dampaknya terhadap lalu lintas dapat diminimalkan. “Dengan pengaturan lalu lintas bersama Dinas Perhubungan dan Kepolisian,” katanya. 

Baca juga : FIFA Didesak Lingdungi Pemain, Panas Ekstrem Bayangi Perebutan Tiket Final PD

Satlantas Polres Metro Jakarta Selatan bersama Pemprov DKI melakukan pengamanan selama proses evakuasi hingga pembongkaran JPO selesai dilaksanakan. 

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan, pengalihan arus lalu lintas diberlakukan saat proses evakuasi berlangsung, guna menjamin keselamatan pengguna jalan dan kelancaran pekerjaan di lapangan. “Dalam peristiwa tersebut nihil korban jiwa,” imbuhnya. 

Akibat tersangkut alat berat yang dibawa truk itu, tangga JPO sampai terpisah dari JPOnya. Arus lalu lintas tersendat. Baru lancar setelah kendaraan melewati truk yang tersangkut JPO di tengah jalan ini. 

Pada pukul 12.45 WIB, videografer RM melaporkan, proses pembongkaran JPO yang tersangkut truk ini masih berlangsung. 

Sejumlah truk dan alat berat berwarna kuning milik Dinas Bina Marga DKI terparkir di sekitar lokasi kejadian. Menggunakan alat-alat berat itulah, para petugas Dinas Bina Marga membongkar JPO yang rusak parah ini. Saat para petugas melakukan pembongkaran, jalan di sekitar JPO tersebut ditutup. Bahkan, jalan layang di atas Jalan Kapten Tendean juga ditutup. Sejumlah polisi, petugas Dishub dan tentara melakukan penjagaan, agar tidak ada yang melintas, demi keselamatan para pengguna jalan. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, kerusakan JPO di Jalan Kapten Tendean, terjadi akibat kelalaian pengemudi truk. 

Baca juga : Irak Sita 375 Kg Emas Kasus Mantan Wamen Perminyakan

“Ini karena keteledoran pengemudi truk, membawa alat berat yang tingginya melebihi batas,” ujar Pramono di Jakarta Utara, Selasa (14/7/2026). 

Merespons kejadian tersebut, Pramono menginstruksikan Dishub DKI dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk bergerak cepat mengurai kemacetan dan mempercepat penanganan di lokasi. 

Pada pukul 13.45 WIB, videografer RM melaporkan, JPO ini sudah berhasil dirobohkan. Namun, material JPO yang sudah roboh itu, masih menutupi Jalan Kapten Tendean. Pada pukul 14.12, material itu dipotong-potong, sebelum disingkirkan dari Jalan Kapten Tendean. [DRS/RAA/EDY/RGS-Magang]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense