Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tidak Ada Rivalitas Kejaksaan Dan Kepolisian
Jaksa Agung & Kapolri Sejak Dulu Bersahabat
Selasa, 14 Juli 2026 08:04 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan tidak ada rivalitas antara Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Polri. Jaksa Agung juga memastikan, dirinya dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah bersahabat sejak lama.
Hal tersebut disampaikan Burhanuddin saat menyambut kedatangan Sigit beserta rombongan di Gedung Utama Kejagung, Jakarta, Senin (13/7/2026) sore.
Turun dari mobil, Sigit langsung dipeluk Burhanuddin. Keduanya kemudian masuk ke dalam gedung untuk menggelar pertemuan tertutup bersama jajaran masing-masing.
Usai pertemuan, Burhanuddin menegaskan, kedatangan Kapolri bukanlah sesuatu yang istimewa karena hubungan keduanya telah terjalin sejak lama. "Sore ini alhamdulillah saya kedatangan sahabat-sahabat saya dari Kepolisian," ujar Burhanuddin.
Ia meminta, publik tidak membangun persepsi seolah-olah Kejaksaan dan Polri sedang bersaing atau saling berhadapan. Menurutnya, hubungan pribadi maupun kelembagaan antara dirinya dan Sigit telah terjalin erat sejak lama.
"Teman-teman jangan berpikir kami ini rival, kami ini versus. Tidak. Sejak dulu saya sudah mengenal secara pribadi beliau. Kami sama-sama, saya jadi Jaksa Agung, beliau jadi Kapolri," tegasnya.
Burhanuddin juga menepis anggapan pertemuan tersebut berkaitan dengan isu-isu yang belakangan berkembang. Menurutnya, silaturahmi seperti ini rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga penegak hukum.
Baca juga : Kapolri-Jaksa Agung Mesra Di Senayan
"Kami selalu berpikir bagaimana perbaikan ke depan," katanya.
Burhanuddin juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri dan Kejagung. Menurut dia, kedua lembaga memiliki peran masing-masing dalam proses penegakan hukum.
"Bagi seorang jaksa, hasil penyelidikan yang baik akan menghasilkan penuntutan yang baik. Penuntutan yang baik akan menghasilkan putusan yang baik. Itu adalah kewajiban, keharusan kita bersinergi," ujar Burhanuddin.
Lebih lanjut, ia menegaskan, Polri dan Kejaksaan merupakan satu kesatuan dalam menjalankan tugas negara untuk memberikan rasa aman dan keadilan kepada masyarakat. "Kami mempunyai tujuan yang sama, dan kami tidak bisa dipisah-pisahkan," pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Sigit membalas sambutan tersebut dengan menyebut Burhanuddin sebagai "kakak asuh". Ia mengaku terhormat diterima langsung Jaksa Agung beserta jajarannya.
"Yang saya hormati kakak asuh saya, Pak Jaksa Agung, Pak Sanitiar Burhanuddin," ujar Sigit.
Sigit mengungkap, salah satu hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah peningkatan program kemitraan melalui pertukaran pendidikan antara jaksa dan penyidik Polri. Langkah itu bertujuan meningkatkan kualitas koordinasi dan pemahaman bersama dalam proses penegakan hukum.
Baca juga : Koperasi Merah Putih Ciptakan Putaran Uang 223 Triliun/Tahun
"Sehingga, di dalam setiap langkah koordinasi, khususnya dalam ikatan criminal justice system, tentunya semuanya bisa menjadi lebih baik," jelasnya.
Sigit mengatakan, sinergi antara Polri dan Kejagung merupakan bagian penting dalam memberikan pelayanan hukum yang berkeadilan kepada masyarakat.
Ia juga menegaskan tidak ada permasalahan antara institusi Polri dan Kejaksaan. Kedua lembaga penegak hukum tersebut akan terus menjaga hubungan baik serta memperkuat koordinasi hingga tingkat daerah.
"Tadi kita sepakat, kita akan terus bersilaturahmi. Setelah ini ditindaklanjuti di jajaran, di tingkat provinsi maupun kabupaten," tegas Sigit.
Usai memberikan keterangan pers, Sigit dan Burhanuddin kembali menunjukkan keakraban dengan melakukan salam komando di hadapan awak media.
Kapolri Temui Panglima TNI
Sebelum bertemu Jaksa Agung, Kapolri Jenderal Sigit bersama jajaran lebih dahulu bersilaturahmi ke Mabes TNI di Cilangkap, Jakarta Timur. Kedatangannya disambut Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto beserta para kepala staf angkatan dan pejabat utama Mabes TNI.
Baca juga : Polri Serahkan Berkas Ke Kejagung, Kasus Eks Jampidsus Dipelototi DPR-KPK
Dalam kesempatan itu, Sigit mengatakan, Presiden Prabowo Subianto selalu menekankan pentingnya menjaga soliditas TNI-Polri sebagai pilar utama penjaga kedaulatan bangsa.
Menurut Sigit, kekompakan aparat penegak hukum menjadi modal penting dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah. Ia juga mengingatkan adanya pihak-pihak yang berupaya memecah belah hubungan antarlembaga.
"Di kesempatan ini tentunya kami bersama para pejabat utama akan terus meningkatkan sinergitas dan soliditas dengan TNI," tegasnya.
Diketahui, safari Kapolri ke Kejagung dan Mabes TNI berlangsung di tengah perhatian publik terhadap penanganan perkara dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Perkara tersebut sebelumnya telah dilimpahkan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri kepada Kejagung pada Sabtu (11/7/2026).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya