RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan lahan seluas 40 hektare di kawasan Ciangir, Tangerang, Banten, sebagai lokasi pengolahan sampah organik.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi, mulai dari pemilahan sampah organik hingga penanganan residu.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan lahan di Ciangir telah dibebaskan oleh Pemprov DKI Jakarta dan akan difokuskan untuk menampung sampah organik.
Baca juga : Bane Kembali Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Dampak Bencana Tapteng
"Ada satu terobosan yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta, kami telah membebaskan lahan di Banten, di Ciangir, untuk menampung yang organik saja," kata Pramono usai meninjau TPS 3R Menteng Atas, Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).
Pramono menjelaskan luas lahan yang telah disiapkan mencapai 40 hektare. Ia juga mengungkapkan rencana untuk meninjau langsung lokasi tersebut guna memastikan kesiapan kawasan sebagai bagian dari sistem pengelolaan sampah Jakarta.
"Ada 40 hektare. Besok hari Jumat (31/7/2026) saya akan melihat dan ini merupakan satu bagian dari ekosistem penanganan sampah yang ada di Jakarta," katanya.
Baca juga : Di Depan Ribuan Guru Besar, Prabowo Ingatkan Pentingnya Kerja Sama Antar-Elite
Menurut Pramono, dalam skema setiap jenis sampah akan ditangani sesuai karakteristiknya agar proses pengolahan menjadi lebih efektif dan mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
"Organiknya ke mana, anorganiknya ke mana, hasil RDF-nya ke mana, kemudian residunya kita buang ke Bantar Gebang, itu yang kami lakukan," imbuhnya.
Pramono menjelaskan, lahan di Ciangir merupakan bagian dari sistem pengelolaan sampah yang memisahkan penanganan sampah organik, anorganik, hasil refuse derived fuel (RDF), hingga residu.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.